Beranda blog Halaman 2

Bupati Sarolangun Serahkan Remisi, 8 Warga Binaan Langsung Bebas

SAROLANGUN – Sebanyak 8 orang warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas llB Sarolangun dapat menghirup udara bebas usai mendapatkan remisi khusus di momen kemerdekaan RI ke 81 tahun 2026.

8 dari total 380 orang warga binaan pemasyarakatan yang mendapat remisi khusus diharapkan bisa menjadi lebih baik saat kembali berada di masyarakat.

Bupati Sarolangun Hurmin bersama Kalapas dan jajaran Forkopimda mengatakan, pemberian remisi ini merupakan bukti kepedulian pemerintah.

“Hari ini kita bersama seluruh Forkopimda dan terkait memberikan remisi dan peresmian klinik pertama yang ada di lembaga pemasyarakatan Sarolangun. Kita memberikan 380 orang dan yang dinyatakan bebas murni hari ini 8 orang,” katanya, Senin (17/8).

Menurutnya, dengan adanya pemberian remisi tersebut dapat menumbuhkan nilai kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya.

“Ini bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Pemberian remisi ini supaya keluarga kita ini lebih baik lagi kedepan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Sarolangun juga turut menyorot persoalan kelebihan kapasitas dan mendorong kerja bersama untuk menjemput anggaran dari pemerintah pusat.

“Kita lihat sudah sangat bagus, cuma kapasitas disini yang sudah melebihi. Overlod sebenarnya, tadi saya sampaikan ke Kalapas kalau memang butuh nanti dukungan pemerintah untuk ke pusat kami siap mendampingi,” ungkapnya.

“Kalau kita mengandalkan APBD sekarang dengan situasi dan kondisi yang ada kita harap maklum, tapi kalau Kalapas ini mengajak kita selaku pemerintah daerah kita siap meyakinkan orang pusat,” tambahnya.

Kontingen Pramuka Sarolangun Dilepas Menuju Jambore Nasional 2026

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin didampingi Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sarolangun untuk mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026 yang akan berlangsung di Cibubur, Jakarta.

Acara pelepasan yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Sarolangun pada Senin (10/08/2026). Dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Pembina Cabang, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sarolangun, Wakil Ketua Majelis Pembina Saka Bhayangkara Polres Sarolangun, Wakil Ketua Majelis Pembina Saka Wirakartika yang diwakili oleh Dandim 0420/SARKO, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, pengurus Kwartir Cabang Sarolangun, serta para orang tua dan wali peserta Jambore Nasional.

Bupati Hurmin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Kontingen Sarolangun.

“Keikutsertaan kalian dalam Jambore Nasional bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan — kalian berangkat membawa identitas, kehormatan, dan nama baik Kabupaten Sarolangun. Jadilah peserta yang disiplin, percaya diri, santun, kreatif, mandiri dan mampu bekerja sama,” katanya.

Bupati berharap peserta mampu menunjukkan bahwa generasi muda Sarolangun memiliki semangat yang kuat, karakter yang baik, serta mampu berprestasi dan bersaing secara positif dengan peserta dari berbagai daerah se-Indonesia.

“Bangunlah persahabatan seluas-luasnya, belajarlah dari pengalaman peserta lain. Kenalkan Kabupaten Sarolangun dengan penuh kebanggaan — ceritakan tentang daerah kita, masyarakat kita, budaya kita, serta berbagai potensi yang kita miliki. Bawalah potensi unggulan daerah kita, seperti kopi khas Sarolangun, untuk dikenalkan kepada peserta dari daerah lain,” tambahnya.

Beliau mengingatkan agar Kontingen Sarolangun tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga menjadi duta daerah. Setiap perkataan, tindakan, dan sikap selama berada di Jambore Nasional akan mencerminkan wajah Pramuka Kabupaten Sarolangun. Oleh karena itu, senantiasa jaga sikap, kekompakan, kesehatan, dan patuhi arahan pembina serta pendamping. Hindari segala tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, kelompok, maupun nama baik daerah.

Bupati Sarolangun Dorong Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Padi

METROJAMBI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun menggelar rapat koordinasi percepatan swasembada pangan berbasis Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) dan bimbingan teknis PPL se Kabupaten.

Bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jambi. Kepala BRMP Jambi, Yunimar mendorong penyuluh pertanian lapangan meningkatkan kinerja dan mengikuti proses uji kompetensi untuk peningkatan ilmu penyuluh.

“Kita harus mendukung penuh program bapak presiden dalam mewujudkan swasembada beras. Untuk mencapai swasembada harus mencapai peningkatan produksi,” katanya, Senin (10/8).

Menurutnya, jika di Sarolangun produktivitas 4,5 ton per hektar. Maka dalam waktu singkat peningkatan produksi diminta naik hingga 10 persen menjadi 5 ton.

Ditambahkan, seluruh pemangku kepentingan diminta memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mengawal implementasi PM-ASS diwilayah.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin menambahkan penguatan strategi dalam meningkatkan produksi padi diperlukan.

“PM-AAS merupakan salah satu pendekatan budidaya berbasis teknologi yang diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pangan. Sinergi seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar sektor pertanian mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati meyakini, program PM-AAS merupakan langkah strategis untuk mentransformasi sistem pertanian dari pola konvensional menuju pertanian modern berbasis mekanisasi guna meningkatkan efisiensi usaha tani.

“Saya berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemda, penyuluh pertanian, akademisi dan petani semakin kuat sehingga mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sarolangun,” pungkasnya.

Bupati Sarolangun Dengarkan Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Nota KUA-PPAS

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., menghadiri acara Rapat Paripurna Tingkat I Tahap II DPRD Kabupaten Sarolangun, yang digelar dalam rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Sarolangun Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Sarolangun pada Senin (03/08/2026).

Rapat ini menjadi tahap penting dalam proses penyusunan anggaran daerah, di mana masing-masing Fraksi menyampaikan pandangan, masukan, serta catatan strategis terhadap arah kebijakan fiskal dan prioritas pembangunan yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk tahun anggaran mendatang.

Kehadiran Bupati Sarolangun menandai komitmen pemerintah daerah dalam menjalin sinergi dan keterbukaan bersama lembaga perwakilan rakyat guna menyusun anggaran yang responsif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Selanjutnya, pandangan dari seluruh Fraksi akan menjadi bahan pertimbangan dan tanggapan resmi Pemerintah Kabupaten Sarolangun sebelum memasuki tahap pembahasan rancangan anggaran secara lebih rinci.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Sarolangun, pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, Sekretaris Daerah, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

DPRD Sarolangun Gelar Dua Rapat Paripurna

SAROLANGUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun melaksanakan dua Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Sarolangun pada Selasa (04/08/2026).

Rapat pertama merupakan Rapat Paripurna Tingkat I Tahap II, yang menjadi bagian penting dalam rangkaian pembahasan kebijakan anggaran daerah. Dalam rapat ini, disampaikan pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap rancangan kebijakan umum anggaran serta prioritas plafon anggaran sementara, guna menyelaraskan arah pembangunan dan alokasi dana bagi kesejahteraan masyarakat Sarolangun.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Panitia Khusus II dan Panitia Khusus III. Kedua Pansus tersebut telah melaksanakan peninjauan dan pembahasan mendalam terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pengelolaan Aset Kabupaten Sarolangun. Hasil penelusuran, temuan, dan rekomendasi keduanya kini disampaikan dalam rapat paripurna untuk dibahas dan ditindaklanjuti bersama.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengawalan anggaran yang diemban DPRD Kabupaten Sarolangun, guna memastikan Pendapatan Asli Daerah dikelola secara optimal dan aset daerah tercatat serta dimanfaatkan secara tertib, transparan, dan bermanfaat bagi kepentingan publik.

Seluruh hasil pembahasan dari kedua rapat ini selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan dan langkah tindak lanjut bersama Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Pemkab Sarolangun Gelar Lomba Video Konten Literasi

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun terus mendorong kreativitas generasi muda melalui lomba video konten literasi tahun 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Sarolangun, Ahmad Nasri mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk menumbuhkan kreativitas dan peran generasi muda dalam pengembangan budaya baca dan literasi di masyarakat.

“Untuk promosi pengembangan budaya baca, dan menyajikan konten bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Senin (23/8).

Diceritakan, peserta nantinya akan diberikan pembekalan wawasan tentang video konten literasi yang diikuti oleh 90 peserta yang tersebar di 11 Kecamatan.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin menambahkan konten merupakan sebuah bentuk informasi bermacam bentuk.

“Bisa berbentuk video, tulisan dan seni peran. Kita telah perlahan meningkatkan era revolusi industri atau 4.0 berada di ambang era Society 5.0,” ujarnya.

Diharapkan, para generasi muda bisa mengerti kecanggihan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Mari kita gunakan tekhnologi informasi untuk kebaikan maka akan mendatangkan kemaslahatan dan sebaliknya apabila digunakan ke arah yang tidak baik maka akan mendatangkan kehancuran,” ungkapnya.

Bupati Sarolangun Ikuti Entry Meeting Bersama Gubernur

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin mengikuti Entry Meeting Maladministrasi Tahun 2026 bersama Gubernur Jambi Al Haris di auditorium rumah dinas, Rabu (29/7).

Acara yang diikuti oleh berbagai pejabat daerah se-Provinsi Jambi itu, bertujuan untuk menyusun strategi bersama dalam menangani dan mencegah kasus maladministrasi di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Para peserta membahas secara mendalam mengenai upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu, juga dibahas langkah-langkah konkrit untuk mengoptimalkan sistem pengendalian maladministrasi di setiap daerah agar pelayanan publik dapat berjalan dengan lebih baik.

Bupati Hurmin menyampaikan komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk mendukung program ini, dengan tujuan utama memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan dapat dipercaya bagi masyarakat.

“Kami dari Kabupaten Sarolangun siap sepenuhnya untuk mengimplementasikan semua kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan ini. Pencegahan maladministrasi adalah tanggung jawab bersama yang harus kita jaga secara konsisten, agar tata kelola pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” katanya.

Acara dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi, para Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi, serta unsur terkait lainnya seperti perwakilan dari Dinas Pemerintahan dan Otonomi Daerah setiap daerah.

Selain pembahasan materi utama, pertemuan ini juga digunakan untuk menyusun jadwal pengawasan dan pemantauan tahunan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, serta membahas mekanisme koordinasi antar daerah dalam menangani kasus maladministrasi yang mungkin muncul di masa mendatang.

Diharapkan dengan dilaksanakannya Entry Meeting Maladministrasi Tahun 2026 ini, seluruh daerah di Provinsi Jambi dapat menjalankan tugas pemerintahan dengan lebih profesional, bebas dari praktik maladministrasi, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat secara signifikan.

Hurmin Geser 3 Pejabat Eselon ll, Lantik 58 Kepala Sekolah

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin menggeser 3 pejabat eselon ll setara Kepala Dinas dilingkup Pemerintah Kabupaten. Selain menggeser 3 pejabat eselon ll, 58 jabatan kepala sekolah juga turut dilantik dan diambil sumpah janji, Selasa (28/7).

Hurmin berpesan, kepada pejabat yang baru dilantik untuk dapat bekerja sebaik mungkin sekaligus ikut memastikan kesuksesan program Bupati dan Wakil Bupati.

“Ini adalah amanah dari yang maha kuasa, bekerja sebaik mungkin,” katanya.

Ketiga pejabat yang digeser diantaranya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sarolangun, yang sebelumnya diisi Ridwan digantikan Emalia Sari.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sarolangun, yang sebelumnya dijabat Setiadi kini digantikan Ridwan.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Sarolangun, yang sebelumnya dijabat Emalia Sari kini digantikan Setiadi.

Disisi lain, 58 jabatan kepala sekolah yang ikut diambil sumpah janji tersebar diseluruh Kecamatan mulai dari tingkat PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Sarolangun.

“Pengukuhannya hari ini 58 orang kepala sekolah, semuanya promosi. Sesuai pangkat dan golongannya sudah cukup sesuai aturan,” ujarnya.

Menurut Hurmin, sejauh ini masih banyak terdapat jabatan kepala sekolah di Sarolangun yang masih dijabat Pelaksana tugas dan kedepan akan melakukan pelantikan susulan.

“Prosesnya memang lambat, kalau kita nunggu-nunggu nanti tidak jalan. Jadi mana yang sudah selesai kita dulukan,” ungkapnya.

Karya Bakti Skala Besar TNI Resmi Ditutup

SAROLANGUN – Pelaksanaan kegiatan karya bakti skala besar TNI, Kodim 0420/Sarko di wilayah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi tahun 2026 resmi ditutup.

Ditandai dengan pelaksanaan upacara yang dipimpin langsung Pangdam XX/TIB Mayjen TNI  Arief Gajah Mada mengungkapkan rasa terimkasih kepada seluruh jajaran dan komponen masyarakat yang ikut mempercepat pembangunan.

“Meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkokoh pembangunan TNI dengan rakyat. Pembangunan jalan, perbaikan fasilitas umum ibadah, penyediaan sarana air bersih maupun kegiatan penyuluhan, kesehatan serta kegiatan sosial,” katanya, Senin (27/7).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat mampu memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.

“Keberhasilan ini bukan keberhasilan milik TNI melainkan keberhasilan kita bersama. Saya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat di kelola dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan karya bakti skala besar TNI tahun 2026 di Kabupaten Sarolangun diketahui dilaksanakan selama 60 hari terhitung sejak 29 Mei hingga 26 Juli 2026.

Melalui kegiatan itu, sasaran baik pengerjaan fisik maupun non fisik telah berjalan seratus persen sesuai rencana.

Sementara itu, turut hadir dalam upacara penutupan karya bakti skala besar TNI di Sarolangun. Danrem 042 Gapu Brigjen TNI M Nyamin, Bupati dan wakil Bupati Sarolangun serta jajaran Forkopimda.

Polres Sarolangun Dorong Warga Laporkan Pembakaran Hutan, Janjikan Imbalan

SAROLANGUN – Polres Sarolangun menggelar sayembara bagi warga yang melaporkan pelaku pembakaran hutan dan lahan penyebab Karhutla. Nantinya, setiap laporan yang terbukti valid akan diberikan imbalan uang, sebagai bentuk apresiasi dalam mencegah karhutla meluas di Sarolangun.

Kasat Reskrim AKP Yosua Adrian menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut wajib menyertakan bukti pendukung yang jelas. Bukti tersebut dapat berupa foto kejadian, titik lokasi peristiwa, identitas terduga pelaku, serta minimal dua orang saksi.

“Laporan dapat disampaikan langsung ke Polres Sarolangun dengan melampirkan bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Identitas pelapor akan dirahasiakan,” ujarnya, Minggu (26/7).

Ditambahkan, kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan bersama sejumlah pihak terkait di Sarolangun, menyusul meningkatnya insiden karhutla dalam beberapa waktu terakhir.

Kasat Reskrim membeberkan, pemberian hadiah diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku pembakaran lahan sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Polres Sarolangun menilai peran warga sangat penting dalam mendeteksi dini potensi kebakaran, terutama di wilayah yang sulit dijangkau petugas.

Selain sebagai upaya penegakan hukum, program ini juga bertujuan membangun kesadaran publik bahwa pembakaran lahan membawa dampak serius, baik terhadap kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun keselamatan warga.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan karhutla demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi
Oktariansyah menambahkan bahwa penanggulangan karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi memerlukan keterlibatan semua pihak.

Dijelaskan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan sangat luas, mulai dari munculnya kabut asap, rusaknya ekosistem, hingga gangguan kesehatan masyarakat. Pihak kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah, terus melakukan berbagai langkah pencegahan di lapangan.

“Sinergitas lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam menekan angka kebakaran di wilayah Sarolangun. Upaya pencegahan terus diintensifkan agar potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini, sebelum meluas dan sulit dikendalikan,” pungkasnya.