Beranda blog

Wakil Bupati Sarolangun Gerry trisatwika Pimpin Rapat Penegakan disiplin ASN dilingkungan Pemerintah kabupaten Sarolangun

Sarolangun online— Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika memimpin Rapat Penegakan Disiplin Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Rapat berlangsung di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Kabupaten Sarolangun, pada Jumat (11/09/2026), dan dihadiri oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Sarolangun.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pertemuan ini digelar untuk menumbuhkan kembali jiwa kedisiplinan seluruh pegawai, baik ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini didasari hasil evaluasi selama beberapa bulan terakhir yang masih menemukan banyak ketidakdisiplinan, antara lain:
– Keterlambatan atau ketidakhadiran pada apel pagi maupun apel sore
– Ketidakhadiran pada kegiatan prioritas daerah seperti Jumat Keliling, gotong royong, dan kunjungan ke masyarakat
– Banyaknya pegawai yang tidak masuk tanpa alasan yang jelas
– Durasi jam istirahat makan yang berlebihan sehingga mengganggu jam kerja
“Kita memanggil seluruh Kepala SKPD hari ini untuk membahas penegakan kedisiplinan. Kita masih menemukan banyak ketidakdisiplinan — mulai dari tidak hadir apel, tidak ikut kegiatan Jumat Keliling, hingga tidak masuk tanpa keterangan. Padahal kita sebagai wajah pemerintahan harus menunjukkan komitmen nyata, dimulai dari kehadiran kita sendiri,” tegas Gerry Trisatwika.
Wakil Bupati menegaskan bahwa kedepannya akan diterapkan sanksi secara tegas dan bertingkat sesuai ketentuan yang berlaku, meliputi:
– Surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga
– Pemanggilan dan teguran lisan maupun tertulis
– Penangguhan gaji
– Hingga pemberhentian dari jabatan maupun kepegawaian untuk pelanggaran tingkat berat
“Sudah ada kasus pegawai yang tidak masuk dalam waktu cukup lama. Kita akan menindaklanjuti sesuai prosedur. Tidak ada yang kebal dari aturan. Setiap pelanggaran ada konsekuensinya, sesuai berat-ringannya. Ini bukan soal menindak, tapi menegakkan keadilan — supaya yang disiplin tidak merasa dirugikan,” ujarnya.
Secara khusus, Wakil Bupati menyoroti kebiasaan jam istirahat makan yang berlebihan. Ia mengingatkan agar pegawai kembali ke kantor tepat waktu setelah jam istirahat selesai dan kembali bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Yang paling banyak terjadi adalah jam makan terlalu lama. Pulang ke kantor sudah tidak efektif lagi bekerja. Ini harus dihentikan. Masyarakat melihat kita. Jam kerja adalah waktu melayani, bukan waktu untuk kepentingan pribadi. Mari kita kembalikan kedisiplinan kita,” imbuhnya.
Wakil Bupati menegaskan bahwa visi dan misi Kabupaten Sarolangun tidak akan tercapai tanpa kedisiplinan yang tinggi dari seluruh jajaran ASN. Ia menyadari bahwa perbaikan ini bukan hal mudah dan bukan masalah baru, namun bertekad untuk terus berupaya meningkatkan kinerja aparatur dari hari ke hari.
“Apapun program bagus yang kita susun, kalau tidak didukung kedisiplinan, sulit terwujud. Mari kita mulai dari diri sendiri — hadir tepat waktu, melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Semoga langkah perbaikan ini membawa Kabupaten Sarolangun semakin maju dan sejahtera,” pungkas Gerry Trisatwika.

Bantu Penanganan Karhutla, PT SAL Hibahkan Peralatan ke Polres Sarolangun

SAROLANGUN – Guna mendukung penguatan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah Kabupaten Sarolangun, PT Sari Aditya Loka (SAL) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana ke Polres Sarolangun.

Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah mengatakan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian maupun pemerintah semata.

Menurutnya, dalam penanganan karhutla butuh keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan sektor swasta tersebut.

“Pertama kami mengucapkan terimakasi kepada menageman PT SAL dan seluruh jajarannya yang telah memberikan bantuan untuk kami khususnya Polres Sarolangun dan Polsek jajaran bekerja lebih maksimal lagi untuk memadamkan api,” ujar Wendi, Senin (8/9).

Lebih lanjut, rencananya bantuan tersebut akan disalurkan ke Polsek-Polsek jajaran Polres Sarolangun dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

“Peralatan yang kami terima disini ada baju, helm, sarung tangan, sepatu bot Damkar yang anti api, kemudian pompa punggung, pompa Robin dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, PP CDAM PT SAL Joko Susilo menambahkan dalam penanganan Karhutla pihaknya tidak hanya terbatas di area kerja PT SAL semata, melainkan juga memastikan komitmen untuk membantu areal sekitar kebun lainnya.

“Desa-desa sekitar yang memang perlu bantuan kami siap, kami ada tim TKTD dan ada tim protection yang siap bersinergi dengan aparat kerja diwilayah Kecamatan. Ini sudah kita lakukan,” ungkapnya.

PT SAL diungkap akan terus menjaga sinergitas dengan tim penanganan Karhutla termasuk lainnya yang ada di Kabupaten Sarolangun.

“Kami sudah mendapatkan dampak positifnya terkait dengan kondusifitas wilayah kemudian dan dampak lain seperti penyakit ISPA dan seterusnya semakin bisa ditekan,” pungkasnya.

Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi, Bentuk Penyegaran Organisasi*

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat utama serta Kapolres di jajaran. Pergeseran jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, penyegaran organisasi dan optimalisasi pelaksanaan tugas.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram ST/1878/VIII/KEP./2026 dan ST/1879/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, yang ditandatangani oleh Karo Binkar SSDM Polri Brigjen Pol. Dr. Hendra Imrawan, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam mutasi tersebut, Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. Darno, S.H., S.I.K. diangkat dalam jabatan baru sebagai Pemeriksa Propam Kepolisian Madya Tk. III Divpropam Polri. Posisi Kabid Propam Polda Jambi selanjutnya dijabat oleh Kombes Pol. Robert Antoni Sormin, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Pemeriksa Propam Kepolisian Madya Tk. III Divpropam Polri.

Selain itu, Kabid Keu Polda Jambi Kombes Pol. Erwin Fardiansyah Tossin, S.I.K. mendapat penugasan baru sebagai Kabid Keu Polda Jawa Barat. Jabatan Kabid Keu Polda Jambi selanjutnya diisi oleh Kombes Pol. A’an Hardiansyah, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Keu Polda Gorontalo.

Pergeseran juga terjadi pada sejumlah jabatan Kapolres di jajaran Polda Jambi.

Kapolres Batanghari AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H. diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag Binkar Ro SDM Polda Jambi. Jabatan Kapolres Batanghari selanjutnya dijabat oleh AKBP Doni Aryanto, S.H., S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Jambi.

Sementara itu, Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H. diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadir Resnarkoba Polda Jambi. Posisi Kapolres Tanjung Jabung Barat selanjutnya diisi oleh AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kerinci.

Untuk jabatan Kapolres Kerinci, dipercayakan kepada AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi.

Kapolda Jambi Irjen. Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia di tubuh Polri sekaligus upaya meningkatkan efektivitas organisasi.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Selain sebagai bagian dari pembinaan karier, ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat semakin optimal,” ujar Kabid Humas Polda Jambi pada Senin, (31/08/2026).

Lima Warga SAD Serahkan Diri ke Polres Sarolangun, Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI Masuk Proses Hukum

SAROLANGUN ONLINE – Lima warga Suku Anak Dalam (SAD) dari kelompok Air Panas yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap anggota TNI-AD Yonif 896/Serumpun Pseko akhirnya menyerahkan diri ke Polres Sarolangun, Minggu (30/8/2026) sore.

Kelima warga tersebut tiba di Mapolres Sarolangun sekitar pukul 17.20 WIB untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pengeroyokan yang sebelumnya terjadi di kawasan PT SAL.

Proses penyerahan diri berlangsung dengan pendampingan Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat H. Jailani, Temenggung Nangkus, serta Jenang Jalaludin. Mereka diantar oleh warga SAD menggunakan tiga unit kendaraan roda empat dengan jumlah sekitar 15 orang.

Setibanya di Mapolres Sarolangun, kelima warga SAD tersebut diterima Kanit Pidum Polres Sarolangun Ipda Rony Juliadi Sagala, S.H., bersama Kasat Intelkam Polres Sarolangun AKP Wiji Nur Eko Wahyu, S.H., M.H., Piket Pawas Ipda Edi Junaidi, S.H., serta personel Satreskrim Polres Sarolangun.

Kelima warga yang menyerahkan diri masing-masing berinisial R, D, W, Rn dan J. Berdasarkan pendataan awal, kelimanya diketahui belum memiliki identitas kependudukan berupa KTP.

Petugas kemudian melakukan pendataan dan pemeriksaan awal terhadap kelima warga tersebut sebagai bagian dari proses hukum untuk mengungkap peran masing-masing dalam perkara yang sedang ditangani.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

«“Kami mengapresiasi langkah para pihak yang memilih untuk menyerahkan diri dan menyelesaikan persoalan ini melalui proses hukum. Kami pastikan setiap proses akan dilakukan sesuai prosedur dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada,” ujar Kapolres.»

Kapolres juga meminta seluruh pihak, termasuk keluarga dan masyarakat yang berkaitan dengan perkara tersebut, untuk menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

«“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian dan hormati proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya.»

Dalam proses penyidikan, Satreskrim Polres Sarolangun juga memeriksa sejumlah saksi dari pihak TNI-AD Yonif 896/Serumpun Pseko yang mengetahui maupun memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Bhabinkamtibmas, dua warga SAD lainnya berinisial B dan N juga disebut berencana menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Sarolangun untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres menambahkan, jajaran kepolisian bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan melakukan koordinasi guna mencegah terjadinya aksi lanjutan.

«“Yang paling utama saat ini adalah menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan semua pihak agar tidak terjadi aksi lanjutan maupun gesekan di tengah masyarakat,” pungkasnya.»

Hingga proses penyerahan diri dan pemeriksaan berlangsung, situasi keamanan di sekitar Mapolres Sarolangun terpantau aman, tertib dan kondusif.

Polres Sarolangun kembali mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, menjaga ketenangan, serta menyerahkan sepenuhnya penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.

Bupati Sarolangun hadiri kegiatan Vespa kajang lako seprovinsi Jambi

Dalam rangka kegiatan motor Vespa Kajanglako yang ke 14 tahun 2026 Bupati Sarolangun H.Hurmin SE Hadiri kegiatan Vespa Kajanglako SE propinsi Jambi.yang di gelar di Parkiran Terminal Angkutan Singkut 23/8/2026.

Turut hadir di acara vespa Kajanglako SE provinsi Jambi Kepala Dinas DPMPTSP Sahrudin SE.MM,Camat Singkut M.Maini S.Pd.I,Lurah Sungai benteng Debi Atmareko SE,Kapus Singkut Drg.Hendi, Kapolres Sarolangun yang di. Wakili Kapolsek pelawan Singkut IPTU Romi Habibi S.I.K SH, MH Ketua Vespa Kajang Lako Aziz.Dalam sambutannya nya Bupati Sarolangun H.Hurmin.SE mengucapkan terimakasih dapat menghadiri acara kegiatan motoran Vespa Kajang Lako yang ke. 14 tahun 2026 tingkat provinsi Jambi.dan juga berterima kasih kepada seluruh komunitas Vespa yang berada di daerah luar kabupaten Sarolangun yang sama sama kita berkumpul ditanah Rumpun pseko Kabupaten Sarolangun tepatnya di kecamatan Singkut.

Kami sebagai pemerintah Kabupaten Sarolangun sangat mengapresiasi kepada sahabat komunitas Vespa merupakan suatu kehormatan kami bukan semata mata ajang berkumpul dan menyalurkan hobi otomotif lebih dari itu kegiatan ini merupakan wadah mempererat tali silaturahmi membangun persaudaraan lintas daerah.

Teruslah kembangkan jalinan silaturahmi ini dengan Harmonis karena dari kegiatan ini
merupakan wadah untuk mempererat tali silaturahmi membangun persaudaraan lintas daerah membetuk dan kembangkan keputusan sosial serta mempromosikan potensi wisata budaya kuliner ekonomi kreatif hadirin yang berbahagia komunitas pesta dikenal sebagai memiliki nilai kekeluargaan yang sangat kuat tidak ada perbedaan latar belakang profesi usia,
maupun asal dari daerah manapun ketika berada di dalam satu perjalanan.

Tetap semangat menghargai saling menjaga dan saling membantu mengurangi rasa seperti buah-bulan seperti inilah yang satu terus kita pelihara dalam kehidupan bermasyarakat saya mengajak seluruh peserta untuk menjadi kelompok keselamatan mari kita jadikan kegiatan laporan ini sebagai kegiatan yang tertib amal kangkung dan bertanggung jawab gunakan perlengkapan berkendara yang sesuai rambu beserta aturan lalu lintas hormati Guru pembelajaran lainnya dan menjaga kebersihan lingkungan di setiap lokasi yang dikunjungi.

“Harapan kami pemerintah tetap jalin kebersamaan,dan titip agar. Setiap kita berada diderah mana tunjukkan kepada semua org tempat wisata dimana saja terkhusus untuk di kabupaten Sarolangun itu banyak sekali tempat wisatanya agar kabupaten kita di kenal dengan budaya dan wisata nya”,tutupnya.

Karhutla di Sarolangun Meningkat, Sudah 143 Hektar Lahan Terbakar

SAROANGUN ONLINE – Sudah 143 hektar luasan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun sepanjang periode Januari hingga pertengahan Agustus tahun 2026.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah, kasus Karhutla di Sarolangun tahun 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Dari total 143 hektar lebih lahan yang terbakar, 47 hektar diantaranya merupakan lahan gambut dan 96 hektar lainnya adalah lahan mineral.

Danrem 042 Gapu, Brigjen TNI Nyamin dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Sarolangun meminta persamaan persepsi dalam menghadapi kemarau yang diprediksi akan sampai bulan Oktober.

“Kita sudah melaksanakan rapat koordinasi terkait penanggulangan bencana karhutla, ini sebetulnya saya sudah melaksanakan kegiatan ini keliling, cuma pada hari ini pagi di Merangin dan siang ini di Kabupaten Sarolangun,” katanya didampingi Bupati Hurmin, Jumat (21/8).

Menurutnya, berdasarkan informasi dari BMKG untuk musim kemarau tahun ini diprediksi akan lebih panas dibanding musim-musim di tahun sebelumnya.

“Kita harus bersama-sama menyinergikan berbagai instansi untuk sama-sama melakukan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran ini. Harapannya jangan sampai ini bertambah banyak dan meluas,” ujarnya.

Nyamin meminta, koordinasi lebih ditingkatkan dan upaya penanggulangan bisa lebih maksimal kedepan. Selain itu, mengenai tindakan hukum yang mengancam pelaku pembakaran hutan dan lahan sudah jelas disampaikan Kapolda.

Polres Sarolangun Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Tersangka Akui Beraksi 13 Kali

SAROLANGUN  ONLINE– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sarolangun berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah hukum Polres Sarolangun.

Pengungkapan tersebut dilakukan Unit Krimum I Satreskrim Polres Sarolangun pada Kamis, 20 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial MK alias ID, laki-laki, warga wilayah Kabupaten Sarolangun.

Tersangka diamankan berdasarkan hasil penyelidikan terkait laporan polisi Nomor LP/B/69/VII/2026/SPKT/RES SAROLANGUN/POLDA JAMBI tanggal 4 Juli 2026.

Kasus tersebut bermula pada Sabtu, 4 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di RT 06 Desa Pelawan, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.

Saat kejadian, sepeda motor milik korban sebelumnya dipinjam oleh seorang temannya untuk menjemput anak. Tidak lama kemudian, korban mendapat informasi bahwa sepeda motor tersebut telah dibawa oleh orang yang tidak dikenal.

Keluarga korban kemudian berupaya mengejar pelaku, namun tidak berhasil menemukannya. Atas kejadian tersebut, korban selanjutnya melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Polres Sarolangun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Sarolangun melakukan serangkaian penyelidikan hingga memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di wilayah Desa Lesung Batu.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi. aat dalam perjalanan di wilayah Desa Lesung Batu, petugas berhasil menemukan dan mengamankan tersangka.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor. Berdasarkan keterangan tersangka, aksi pencurian tersebut diduga telah dilakukan sebanyak 13 kali di wilayah hukum Polres Sarolangun.

Saat ini, tersangka telah dibawa ke Polres Sarolangun untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap sejumlah lokasi kejadian lainnya serta menelusuri keberadaan sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan

Atas perbuatannya, tersangka diproses berdasarkan dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 KUHPidana.

Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Yosua Adrian, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya rangkaian tindak pidana lainnya.

“Penyidik masih melakukan pengembangan terhadap 13 lokasi yang diakui tersangka serta melakukan penelusuran terhadap barang bukti sepeda motor hasil kejahatan,” ujar Kasat Reskrim.

Satreskrim Polres Sarolangun juga telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, gelar perkara, penangkapan dan pemeriksaan tersangka.

Polres Sarolangun mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menjaga kendaraan bermotor, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk melaporkan kejadian, gangguan kamtibmas, maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan 110 dapat digunakan sebagai sarana komunikasi cepat antara masyarakat dengan Kepolisian.

Bupati Hurmin Serahkan Bantuan Pangan Beras

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan bantuan pangan beras tahun 2026 sekaligus memberikan secara simbolis kepada penerima bantuan pangan di kantor Kelurahan Sukasari, Rabu (19/8).

Bupati Hurmin mengatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Menurutnya, masih terdapat keluarga di Sarolangun yang menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi.

“Kondisi ini menjadi perhatian utama kita semua. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama yang paling membutuhkan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat perlindungan sosial,” katanya.

Lebih lanjut, bantuan pangan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Bantuan ini mungkin belum mencukupi seluruh kebutuhan keluarga secara keseluruhan. Namun saya berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan menjadi bukti kehadiran negara di tengah-tengah kita,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Hurmin juga mendorong agar masyarakat senantiasa semangat dan berikhtiar dalam menjalani kehidupan kedepan.

“Dibalik keterbatasan, Allah senantiasa menyediakan jalan keluar. Mari kita terus berusaha, bekerja keras dan berdoa agar kondisi ekonomi kita semakin membaik ke depannya,” ungkapnya.

Bupati Puji Karnaval Pawai Budaya HUT RI ke 81 di Sarolangun

SAROLANGUN – Kemeriahan karnaval pawai budaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 81 tahun 2026 di Kabupaten Sarolangun sukses menarik perhatian puluhan ribu masyarakat.

Iring-iringan baris pelajar, termasuk penampilan dramband dan atraksi peserta mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Sarolangun Hurmin beserta rombongan yang menyaksikan.

Bupati Hurmin mengatakan, Pemerintah Kabupaten sangat mengapresiasi semangat dari seluruh peserta yang hadir dari Dinas, Sekolahan dan masyarakat.

“Selaku pemerintah Kabupetan Sarolangun mengucapkan apresiasi kepada seluruh Dinas, Sekolahan baik dari SD, SMP, MTS, SMA, MA dan SMK semuanya terimakasih banyak,” katanya, Selasa (18/8).

Menurutnya, tingkat kesadaran dan partisipasi dari masyarakat dan peserta mengandung haru sehingga mengajak agar bersama-sama menjaga persatuan.

“Kitatau tingkat kesadaran dan partisipasi dari masyarakat dan anak-anak kita luar biasa, kita sama-sama tau semangat juang yang harus kita hargai. Selaku anak bangsa, dengan perjuangan orang tua kita dulu, kita harus mempertahankan kemerdekaan republik Indonesia,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan semua penampilan peserta memiliki daya tarik tersendiri dan sukses menghibur masyarakat.

“Alhamdulillah semua menarik, mereka punya ciri khas masing-masing, tersendiri,” ungkapnya.