Beranda blog Halaman 5

Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani Hadiri Upacara Hardiknas Tahun 2026

0
SAROLANGUN ONLINE – Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani beserta ibu menghadiri kegiatan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Sarolangun tahun 2026 dengan tema menguatkan partisipasi semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk semua, Selasa (05/05/2026) di Lapangan Gunung Kembang, Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin bertindak sebagai Pembina Upacara dengan dihadiri Ketua TPK PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH beserta ibu, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Para Asisten, Staf Ahli Bupati dan Para Kabag Setda Sarolangun.

Hadir juga Kadis Dikbud Sarolangun Drs H M Arsyad, SH, M.Pd, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Peserta upacara terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa dan drumband.

Kepada media ini, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 dengan harapan momentum ini untuk membangkitkan semangat seluruh lapisan masyarakat Sarolangun dalam memajukan dunia pendidikan.

” Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” katanya.

Ahmad Jani juga bilang bahwa selaku legislatif, pihaknya tentu mendukung program pendidikan di Kabupaten Sarolangun sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa.

” Melalui pendidikan, mari kita membangun sumber daya manusia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan sarolangun yang maju, makmur, dan bermartabat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani bersama jajaran forkopimda memberikan piagam penghargaan dan santunan kepada para guru atau tenaga pendidikan yang telah purna tugas, yang diakhiri dengan Poto bersama.

Bupati Hurmin Lantik 4 Kepala Desa Antar Waktu Dan Pj Kades 

SAROLANGUN ONLINE  – Bupati Sarolangun Hurmin melantik empat orang pejabat kepala desa antar waktu dan Pj Kades di Desa Siliwangi, Kecamatan Singkut.

Bupati Hurmin mengatakan, tiga orang kepala desa antar waktu itu yakni kepala desa Jati Baru Mudo dan desa Petiduran Baru di Kecamatan Mandiangin serta kepala desa Pulau Melako di Kecamatan Bathin Vlll.

Dipesan, kepada pejabat yang baru dilantik agar segera dapat menjalankan amanat dan memenuhi semua tanggungjawab yang telah diberikan.

“Selamat kepada saudara-saudara yang hari ini dilantik, jalankan tugas dengan baik,” katanya, Selasa (3/3).

Menurutnya, jabatan tersebut ialah amanat demi mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat. Disebutkan bahwa jabatan kepala desa memiliki peran penting dalam membangun, membina dan melaksanakan roda pemerintahan di desa.

“Bangun komunikasi yang baik, utamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujarnya.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Sekda Sarolangun serta jajaran tamu lainnya.

Ketua DPRD Sarolangun Hadiri Musrenbang  Kecamatan CNG

SAROLANGUN – Ketua DPRD Sarolangun, Ahmad Jani menyaksikan langsung acara kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kacamatan Cermin Nan Gedang (CNG).

Menurut Ahmad Jani, kehadirannya ini menjadi bentuk dukungan lembaga legislatif terhadap proses perencanaan di daerah. “Menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat tentunya,” katanya, Rabu (28/2).

Berlangsung khidmat, Musrenbang Kecamatan CNG itu dibuka Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin bersama perwakilan OPD terkait. Dalam sambutannya, Juddin berharap seluruh perangkat daerah dapat bersinergi menampung usulan di Kecamatan CNG.

Selain itu, usulan di CNG diharap mampu dimasukkan kedalam Rencana Kerja Perengkat Daerah (RKPD) sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Perlu dipelajari dan dipahami serta dipertajam kembali rumusan program dan kegiatannya, dengan tetap mengedepankan asas efektivitas, efisiensi, serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Disisi lain, Musrenbang Kecamatan CNG diharap mampu mengusulkan rencana program prioritas, realitas, berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pemkab Sarolangun Dialog Bersama Anggota Komisi XII DPR Anggota Komisi XII DPR

SAROLANGUN  ONLINE  Dalam rangka menyampaikan serta menjaring aspirasi ke Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan dialog bersama Anggota Komisi XII DPR RI Drs H Cek Endra, Jum’at (27/02/2026) di ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Para Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi XII Cek Endra, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun serta Para Camat se-Kabupaten Sarolangun.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra yang telah hadir dan berdialog langsung bersama Pemerintah Daerah dalam rangka menjaring aspirasi serta penyampaian sejumlah program strategis dalam membangun daerah.

” Ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah terutama dalam isu Energi dan Sumber Daya Mineral, Lingkungan Hidup dan Investasi atau penanaman modal,” katanya.

Hurmin menyebutkan salah satunya permasalahan lingkungan hidup dan persampahan yang merupakan salah satu tantangan nyata yang di hadapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun.

” Sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan tapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan tata kelola wilayah seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas tersebut volume sampah di Kabupaten Sarolangun terus bertambah sementara kapasitas pengelolaan baik dari sarana prasara masih perlu diperkuat maka dari itu pengelolaan sampah diperlukan sinergitas terkait,” katanya.

Ia berharap seluruh kepala OPD untuk menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sampah, program lingkungan hidup termasuk pengelolaan ESDM.

Pasalnya forum ini menjadi kesempatan penting bagi daerah untuk menyampaikan kebutuhan dan aspirasi secara langsung agar dapat diperjuangkan dalam kebijakan nasional.

” Selain isu lingkungan hidup, dalam bidang SDM, pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap agar pengelolaan sumber daya alam di daerah dapat berjalan berkeadilan, berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sarolangun dalam upaya meningkatkan kelestarian lingkungan,” katanya.

Melalui penjaringan aspirasi ini, aspirasi dan masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan perumusan kebijakan dasar pembuatan program lintas OPD di Kabupaten Sarolangun. Salah satunya, masalah isu yang sudah menahun di Kabupaten Sarolangun, salah satunya Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

” Kami berharap WPR bisa di realisasikan khususnya di empat Kecamatan yakni Kecamatan Batang Asai, Kecamatan CNG, Kecamatan Limun, Kecamatan Bathin VIII. Kelangkaan LPG 3 Kg, kami juga minta bantuan dari bapak Cek Endra agar bisa menyuarakan aspirasi masyarakat Sarolangun di pusat,” katanya.

Para kepala OPD saat Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra mengatakan bahwa ia akan berkomitmen untuk menyuarakan aspirasi di pusat melalui sepak terjang, pengalaman, dan akses jaringan di Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Khususnya di bidang yang menangani persoalan ESDM, Lingkungan Hidup dan Investasi atau penanaman modal.

” Saya di Komisi XII DPR RI, untungnya saya disitu bahwa Mentri ESDM itu Ketua Golkar, tentunya saya punya akses langsung atas program-program yang berkaitan langsung dengan ESDM. Tidak ada untuk mempersulit seluruh OPD, sepanjang untuk membantu Kabupaten Sarolangun sesuai dengan bidang saya, mari kita perkuat sinergitas dan kita terbuka apa permasalahan yang dihadapi di daerah,” katanya.

Cek Endra menyebutkan Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 sudah jelas adanya keberpihakan negara untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengelola minyak maupun emas. Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu daerah di Provinsi Jambi yang ada kegiatan PETI.

” Maka saya harapkan Kabupaten Sarolangun yang pertama menjadi daerah yang mendapatkan izin WPR ini. Saya berharap Kabupaten Sarolangun ini aktif, bukan hanya di bidang saya tetapi juga di bidang-bidang lain,” katanya.

Selain itu, Cek Endra juga bilang di tengah kondisi anggaran di daerah yang mengalami efisiensi, menjadi sebuah ujian bagi seluruh kepala OPD untuk berkreasi, aktif bagaimana menjemput bola program pemerintah pusat di bawa ke daerah.

” Mengenai tambang minyak itu akan kita selesaikan, dan WPR tambang emas bagaimana kita upayakan agar di buat izin WPR supaya lingkungan tetap terjaga. Tahun ini DBH batubara di Provinsi Jambi berkurang jauh,” katanya.

” Urusan PLN, usulan penambahan tiang dan Aliran listriknya seperti dam siambang baru tiang saja sementara aliran listrik belum ada, pihak PLN mengatakan kendalanya tidak ada izin pinjam pakai,” kata dia menambahkan.

Dalam persoalan kelangkaan gas LPG Subsidi 3 kg, Cek Endra menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Sarolangun membuat Peraturan Daerah (Perda) Distribusi gas LPG, agar kedepan fungsi satpol PP dan Kopurindag bisa melakukan penegakan perda terhadap pangkalan gas LPG yang nakal.

” Contohnya ada kota Jambi, sudah ada Perda Distribusi gas. Di Kabupaten lain di Indonesia juga sudah banyak ada perda itu, agar pengawasan bisa lebih kuat sehingga tidak ada penyimpangan penyaluran subsidi gas LPG ini,” katanya.

Cek Endra juga menyoroti reklamasi tambang perusahaan yang belum dilakukan oleh pihak perusahaan, agar menyurati Gakkum dari ESDM dan Kementrian Lingkungan Hidup agar turun ke Sarolangun. Sementara masalah sampah, perlunya peningkatan kinerja pengolahan sampah di daerah.

Dimana saat ini Kabupaten Sarolangun masih di angka 31,93 Persen dan angka itu masih dibawah dari Kota Jambi yang mencapai 51,95 persen. Ia pun berharap apa yang saya sampaikan ini, agar bisa secepat mungkin di respon oleh para Kepala OPD.

” Untuk pengolahan sampah, TPA Sampah kita bangun, silahkan siapkan lahannya minimal 10-20 hektar untuk nanti dibangun melalui anggaran pusat,” katanya.

” Kemudian Dana Karbon, Jambi dapat 1 Triliun. Kalau Kabupaten Sarolangun dapat, lumayan juga untuk daerah nantinya. Saya sangat berharap sekali, semua OPD untuk bergerak bersama, dalam menjemput bola ke pusat,” kata dia menambahkan.

Bupati Sarolangun Saksikan Wisuda Akbar 148 Lansia

SAROLANGUN ONLINE  – Bupati Sarolangun Hurmin menyaksikan wisuda Akbar Sekolah Lansia Tangguh Standar I dan Standar II tingkat Kabupaten Sarolangun Tahun 2026.

Diharapkan mampu mewujudkan Lansia Smart (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat). Bupati mengatakan sebanyak 148 wisudawan lansia juga turut diberi bantuan berupa paket sembako.

“Sekolah lansia di Kabupaten Sarolangun dilakukan sebanyak 14 kali dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2025 kemarin,” katanya, Selasa (24/2).

Diceritakan, sekolah lansia ini merupakan bagian penting dalam pelaksanaan program pendidikan jangka panjang. Diharapkan mereka mampu mewujudkan 7 dimensi sekolah lansia dapat terus berjalan.

Pemkab Sarolangun berkomitmen untuk mendukung lebuh program sekolah lansia dan mendorong pembentukan hingga keseluruh kecamatan.

“Saya minta para camat dan kades bisa membantu program ini. Kami sangat bangga, dengan adanya sekolah lansia. Yang penting semangat dalam menjalani hidup, jaga kesehatan fisik dan non fisik,” ujarnya.

Ketua DPRD Sarolangun Safari Ramadhan ke Kecamatan Pelawan

SAROLANGUN ONLINE -Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani menghadiri kegiatan safari Ramadhan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sarolangun, Senin (23/02/2026) malam di Mesjid Baiturrahman, Desa Bukit, Kecamatan Pelawan.

Pantauan media ini, kegiatan safari Ramadhan ini diawali dengan kegiatan buka puasa bersama oleh Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani beserta jajaran forkopimda dan masyarakat setempat di Kantor Camat Pelawan dan sholat magrib berjamaah.

Usai buka puasa bersama, rombongan Forkopimda bertolak ke Masjid Baiturrahman Desa Bukit Kecamatan Pelawan untuk menunaikan ibadah sholat Isya, Tarawih dan Witir berjamaah. Di akhir acara para jama’ah juga dibekali pemberian Bantuan uang tunai yang dikhususkan kepada masyarakat fakir miskin, kaum dhuafa dan anak yatim-piatu program Baznas Sarolangun

Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani mengatakan bahwa momentum safari Ramadhan ini sebagai bentuk silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan masyarakat Kecamatan Pelawan dalam rangka menjalin silaturahmi serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

”Kegiatan Safari Ramadhan merupakan momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat,” katanya.

Ahmad Jani juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial, menjaga kerukunan antarwarga, serta memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan.

”Mari kita jaga perkuat keimanan dan ketaqwaan, serta sama-sama kita menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan tertib,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kakan Kemenag Kabupaten Sarolangun Drs. H. Muhammad Syatar, Ketua Baznas Kabupaten Sarolangun Drs. H. Ahmad Zaidan dan Penceramah Ustadz Dr H Imam Hambali.

Hadir juga anggota DPRD Sarolangun H Akmal, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jajaran PJU Polres Sarolangun, Camat Pelawan H. Sibawaihi, Kapolsek Pelawan Singkut IPTU Andico Jumarel, Danramil 02/Limun Kapten Inf. Kosni Jamer, Para Kepala Desa di Kecamatan Pelawan, tokoh masyarakat serta para jamaah.

Bupati Hurmin Ingatkan OPD Tak Terjebak Rutinitas Administratif

SAROLANGUN ONLINE – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan evaluasi jujur dan objektif terhadap capaian visi-misi “Sarolangun Maju”. Hal tersebut disampaikan saat membuka Forum Gabungan Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Bappeda, Senin (23/2/2026).

Dalam arahannya, Hurmin menekankan bahwa perencanaan pembangunan adalah fondasi krusial yang menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah daerah. Ia mengingatkan agar penyusunan program kerja tidak sekadar menjadi rutinitas administratif tahunan tanpa substansi.

Bupati meminta setiap kepala perangkat daerah untuk membedah kembali kinerja mereka selama periode kepemimpinan berjalan. Evaluasi tersebut, menurutnya, harus menyasar sejauh mana program yang telah dicanangkan benar-benar menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita harus berani mengakui capaian yang berhasil, namun juga harus terbuka terhadap kekurangan yang ada. Program yang efektif harus dilanjutkan, sementara yang kurang berdampak harus diperbaiki atau bahkan dihentikan,” ujar Hurmin di hadapan para pejabat teknis dan kepala OPD.

Menyikapi tantangan regulasi dan keterbatasan anggaran, Bupati menegaskan bahwa efisiensi bukanlah alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan publik. Sebaliknya, kondisi ini menjadi ujian bagi integritas dan profesionalisme para pejabat daerah.

Ia menggarisbawahi pentingnya menghapus ego sektoral yang selama ini sering menghambat akselerasi pembangunan. Penyelarasan program antar-OPD menjadi harga mati guna mendukung prioritas pembangunan di tingkat provinsi maupun nasional.

“Saya tidak ingin melihat ada perangkat daerah yang melemah semangatnya. Kita harus tetap optimis dan solid. Perkuat koordinasi dan lakukan penyelarasan program untuk mendukung visi daerah,” tegasnya.

Selain aspek substansi, Hurmin juga menyoroti kedisiplinan dalam proses penyusunan dokumen perencanaan. Ia meminta seluruh pejabat teknis untuk mematuhi jadwal tahapan pembahasan RKPD agar dokumen tersebut dapat ditetapkan tepat waktu.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sarolangun untuk menanamkan niat pengabdian yang tulus. “Mari kita tingkatkan kinerja dengan niat membangun daerah. Kerja cepat, cerdas, dan tuntas harus menjadi budaya kerja kita,” pungkasnya sebelum secara resmi membuka forum tersebut.

Kegiatan yang dihadiri oleh Sekda Sarolangun Ir. Muhammad Arief, Kepala Bappeda Ali Umar, serta jajaran Camat se-Kabupaten Sarolangun ini menjadi langkah awal krusial dalam memetakan arah pembangunan Sarolangun untuk tahun 2027

Waka I DPRD Sarolangun Hadiri Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2027

SAROLANGUN ONLINE -Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sarolangun, Cik Marleni, menghadiri kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Aula Kantor Bappeda Sarolangun, Kamis (19/2/2026).

Kehadiran Wakil Ketua DPRD Sarolangun dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga legislatif dalam mengawal proses perencanaan pembangunan daerah agar berjalan sesuai dengan aspirasi masyarakat dan kebutuhan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sarolangun mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pembukaan, pemaparan rancangan awal RKPD, hingga sesi diskusi dan tanya jawab.

Kepala Bappeda Sarolangun, Ali Umar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Forum ini menjadi ruang resmi untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus mengacu pada hasil Musrenbang kecamatan dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD.

Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Forum Konsultasi Publik tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan undangan lainnya.

Bupati Hurmin Turun Langsung Pantau Operasi Pasar LPG 3 Kg

SAROLANGUN ONLINE – Bupati Sarolangun Hurmin bersama Ketua TP PKK Sarolangun Ny. Hj. Risha Fitria melakukan monitoring kegiatan operasi pasar gas LPG subsidi tabung 3 kg, Minggu (15/02/2026) di halaman Kantor Camat Air Hitam.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan ini bertujuan mengantisipasi kelangkaan sekaligus menetralisir harga LPG 3 kg di pasaran. Pemkab bekerja sama dengan agen PT Petro Samudera Putra dengan mendistribusikan sebanyak 560 tabung di Kecamatan Air Hitam.

Turut hadir sejumlah kepala OPD, unsur Forkopimda, Plt Camat Air Hitam, Kapolsek Air Hitam, jajaran TP PKK, serta masyarakat setempat.

Dalam keterangannya, Hurmin menjelaskan operasi pasar dilaksanakan di lima kecamatan dengan total distribusi 2.800 tabung LPG 3 kg, masing-masing 560 tabung per kecamatan. Penjualan dilakukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.000 per tabung.

Adapun lima kecamatan tersebut yakni Kecamatan Sarolangun (Laman Basamo Sriwijaya), Mandiangin, Air Hitam, Singkut, dan Bathin VIII.

“Kegiatan ini untuk mengatasi kelangkaan LPG subsidi 3 kg serta menetralisir harga yang saat ini banyak beredar di atas HET,” ujar Hurmin.

Ia berharap operasi pasar ini dapat memudahkan masyarakat memperoleh LPG dengan harga terjangkau serta meringankan beban ekonomi warga.

Hurmin juga menegaskan bahwa pangkalan yang terbukti menjual di atas HET atau melakukan penimbunan akan dikenakan sanksi tegas hingga pencabutan izin. Pemerintah bersama aparat akan terus melakukan pengawasan, serta mengajak masyarakat ikut berperan aktif melaporkan pelanggaran.

Operasi pasar tersebut disambut antusias warga Air Hitam yang rela mengantre dengan tertib. Salah seorang warga, Zumiyati, mengapresiasi langkah Pemkab Sarolangun karena dinilai sangat membantu masyarakat di tengah harga yang kerap melampaui HET di pasaran.

Waka II DPRD Sarolangun Hadiri Penyampaian LHP BPK RI Perwakilan Jambi

SAROLANGUN ONLINE  – Waka II I DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah, SM menghadiri sekaligus menerima laporan penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi, Kamis (12/2/2026), di Kantor BPK Provinsi Jambi.

Kehadiran Ketua DPC PAN Sarolangun ini juga mendampingi langsung Wakil Bupati Gerry Trisatwika, SE, yang dihadiri Kepala Inspektorat Sarolangun Henriman, S.Sos, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 pada Pemerintah Kabupaten Sarolangun di Sarolangun.

LHP tersebut diserahkan langsung Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jambi Muhamad Toha Arafat  yang berjalan dengan lancar.

Kepada media ini, Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah mengatakan bahwa dari LHP yang diterima tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun selaku pihak eksekutif dan DPRD Sarolangun selaku pihak legislatif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, BPK menyampaikan hasil pemeriksaan beserta rekomendasi yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah.

” Hari ini kita menghadiri langsung mewakili bapak Ketua DPRD Sarolangun, dalam penyampaian LHP dari BPK RI Perwakilan Jambi. Ini merupakan siergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BPK sangat dibutuhkan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Kegiatan penyampaian LHP BPK ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama DPRD Sarolangun untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan anggaran demi kesejahteraan masyarakat.