SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin didampingi Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sarolangun untuk mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026 yang akan berlangsung di Cibubur, Jakarta.
Acara pelepasan yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Sarolangun pada Senin (10/08/2026). Dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Pembina Cabang, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sarolangun, Wakil Ketua Majelis Pembina Saka Bhayangkara Polres Sarolangun, Wakil Ketua Majelis Pembina Saka Wirakartika yang diwakili oleh Dandim 0420/SARKO, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, pengurus Kwartir Cabang Sarolangun, serta para orang tua dan wali peserta Jambore Nasional.
Bupati Hurmin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Kontingen Sarolangun.
“Keikutsertaan kalian dalam Jambore Nasional bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan — kalian berangkat membawa identitas, kehormatan, dan nama baik Kabupaten Sarolangun. Jadilah peserta yang disiplin, percaya diri, santun, kreatif, mandiri dan mampu bekerja sama,” katanya.
Bupati berharap peserta mampu menunjukkan bahwa generasi muda Sarolangun memiliki semangat yang kuat, karakter yang baik, serta mampu berprestasi dan bersaing secara positif dengan peserta dari berbagai daerah se-Indonesia.
“Bangunlah persahabatan seluas-luasnya, belajarlah dari pengalaman peserta lain. Kenalkan Kabupaten Sarolangun dengan penuh kebanggaan — ceritakan tentang daerah kita, masyarakat kita, budaya kita, serta berbagai potensi yang kita miliki. Bawalah potensi unggulan daerah kita, seperti kopi khas Sarolangun, untuk dikenalkan kepada peserta dari daerah lain,” tambahnya.
Beliau mengingatkan agar Kontingen Sarolangun tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga menjadi duta daerah. Setiap perkataan, tindakan, dan sikap selama berada di Jambore Nasional akan mencerminkan wajah Pramuka Kabupaten Sarolangun. Oleh karena itu, senantiasa jaga sikap, kekompakan, kesehatan, dan patuhi arahan pembina serta pendamping. Hindari segala tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, kelompok, maupun nama baik daerah.

