DP3A Sarolangun Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Perlindungan Perempuan dan Anak

Sarolangun online – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun terus menunjukkan komitmennya dalam meminimalisir ancaman terhadap perempuan dan anak.

Melalui sosialisasi pergerakan dan pemberdayaan masyarakat. DP3A Sarolangun mendorong warga untuk ikut serta dalam upaya pencegahan kekerasan, tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dan perkawinan terhadap anak dibawah umur.

Kepala DP3A Sarolangun, Yudis Kenremora mengatakan kasus kekerasan perempuan dan anak, TPPO, anak berhadapan dengan hukum serta perkawinan anak merupakan perhatian serius yang membutuhkan perhatian serta langkah nyata dari seluruh masyarakat.

“Masalah ini bukan hanya urusan pemerintah saja, melainkan merupakan tanggung jawab kita bersama seluruh elemen masyarakat. Kami dari DP3A Sarolangun menjadi fasilitas koordinator masalah kekerasan perempuan dan anak yang tentu melibatkan banyak masyarakat,” katanya, Senin (24/8).

Menurutnya, tugas tersebut tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi perlu kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk pencegahan. Lebih lanjut diceritakan, modus kejadian yang pernah terjadi di Kabupaten Sarolangun disebut beragam.

“Pelecehan baik juga pemerkosaan cukup lumayan tinggi. Berbagai kekerasan yang kita hadapi yang kita tangani mulai dari tingkat bawah sampai dari atas kita layani semua,” ujarnya.

Selain itu, Yudis mengungkap faktor penyebab terjadinya kekerasan diera sekarang sangat banyak dan paling tinggi disebabkan oleh faktor masalah ekonomi serta handphone.

Untuk itu, pemagaran lingkungan yang baik di masyarakat diperlukan dan mengajak untuk tidak segan melapor jika menghadapi kasus-kasus tersebut.

“Melalui kegiatan pergerakan dan pemberdayaan masyarakat ini kita membangun kesadaran kolektif dari tingkat keluarga, lingkungan dan sekitar masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam melakukan pencegahan,” ungkapnya.

Sementara itu, ditegaskan bahwa kekerasan terhadap anak dapat menimbulkan trauma yang mengganggu mental dan lainnya. Pendampingan diperlukan bila menemui kondisi tersebut.(MT)

Trend Minggu Ini

Bupati Sarolangun hadiri kegiatan Vespa kajang lako seprovinsi Jambi

Dalam rangka kegiatan motor Vespa Kajanglako yang ke 14...

Karhutla di Sarolangun Meningkat, Sudah 143 Hektar Lahan Terbakar

SAROANGUN ONLINE - Sudah 143 hektar luasan kasus Kebakaran...

Polres Sarolangun Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Tersangka Akui Beraksi 13 Kali

SAROLANGUN  ONLINE– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sarolangun berhasil...

Bupati Hurmin Serahkan Bantuan Pangan Beras

SAROLANGUN - Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan bantuan pangan beras...

Bupati Puji Karnaval Pawai Budaya HUT RI ke 81 di Sarolangun

SAROLANGUN - Kemeriahan karnaval pawai budaya memperingati Hari Ulang...

Update

Bupati Sarolangun hadiri kegiatan Vespa kajang lako seprovinsi Jambi

Dalam rangka kegiatan motor Vespa Kajanglako yang ke 14...

Karhutla di Sarolangun Meningkat, Sudah 143 Hektar Lahan Terbakar

SAROANGUN ONLINE - Sudah 143 hektar luasan kasus Kebakaran...

Polres Sarolangun Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Tersangka Akui Beraksi 13 Kali

SAROLANGUN  ONLINE– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sarolangun berhasil...

Bupati Hurmin Serahkan Bantuan Pangan Beras

SAROLANGUN - Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan bantuan pangan beras...

Bupati Puji Karnaval Pawai Budaya HUT RI ke 81 di Sarolangun

SAROLANGUN - Kemeriahan karnaval pawai budaya memperingati Hari Ulang...

Bupati Sarolangun Serahkan Remisi, 8 Warga Binaan Langsung Bebas

SAROLANGUN - Sebanyak 8 orang warga binaan pemasyarakatan Lapas...

Kontingen Pramuka Sarolangun Dilepas Menuju Jambore Nasional 2026

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin didampingi Wakil Bupati Sarolangun...

Bupati Sarolangun Dorong Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Padi

METROJAMBI.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun menggelar rapat koordinasi...

Baca Juga