Beranda blog Halaman 8

Resmi Dilantik, DPD Pemuda Tani Provinsi Jambi Siap Bersinergis Memajukan Pertanian Jambi

JAMBI – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Tani Provinsi Jambi resmi dilantik oleh ketua umum DPP Pemuda Tani Indonesia Budisatrio Djiwandono.

Pelantikan ini bertepatan dengan rakernas Pemuda Tani yang dilaksanakan pada tanggal 21-23 Februari 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (23/2/2025).

Selain pengurus DPD Provinsi Jambi, turut juga dilantik 8 Pengurus cabang lainya yakni, Cabang Tebo, Merangin, Tanjab Barat, Batanghari, Muaro Jambi, Sarolangun, Kerinci, Sungai Penuh.

Usai dilantik, ketua DPD Pemuda Tani Provinsi Jambi Zulvan Efendi mengatakan, tentu pelantikan DPD dan 8 PC Pemuda tani ini, akan menjadi momentum awal agar pertanian di provinsi jambi lebih maju lagi dalam menunjang pangan dan ekonomi tani.

“Kami siap bersinergi untuk memajukan pertanian di Provinsi Jambi,”tandasnya.

Perdana Masuk Kerja, Wabub Sarolangun Gerry Disambut Hangat

SAROLANGUN – Wakil Bupati (Wabub) Sarolangun Gerry Trisatwika tiba dan disambut hangat jajaran Forkopimda di kediaman rumah dinas Wabub di Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun.

Selain jajaran Forkopimda, pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga tampak antusias menyambut kedatangan Wabub Sarolangun periode 2025-2030.

Penjabat (Pj) Sekda Sarolangun Dedy Hendry mengucapkan selamat datang kepada Wabub dan ibu dirumah dinas. Diharapkan, selama menjalankan tugas nantinya dapat mewujudkan visi dan misi Sarolangun Maju.

“Kami yakin inovasi yang akan kita lakukan dalam membangun Sarolangun sehingga bisa mewujudkan Sarolangun maju ke depan. Rumah dinas Wabup ini mungkin masih ada yang harus kita perbaiki, selamat pak Wabup, mudah-mudahan bapak diberikan kesehatan, kelancaran dalam melaksanakan tugas dengan baik dan kami akan mendukung sepenuhnya,” katanya, Senin (24/2).

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengungkapkan rasa terima kasih atas penyambutan yang diberikan. Usai dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, Gerry memanjatkan rasa syukur.

“Hari ini saya hadir disini menempati rumah dinas Wakil Bupati Sarolangun, Alhamdulillah kita panjatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Kami hadir yang sudah kita ketahui bersama bahwa pada 20 Februari 2025, kami dilantik oleh Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dalam melaksanakan pelantikan seluruh kepala daerah terpilih pilkada serentak 2024,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam melaksanakan tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun akan berupaya maksimal melaksanakan visi dan misi Sarolangun maju bersama Bupati Sarolangun H Hurmin.

Gerry mengharapkan, dukungan dari seluruh Forkopimda serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Sarolangun untuk bahu membahu dan bersinergi dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Sarolangun.

“Untuk menunaikan janji dan visi-misi kami untuk Sarolangun Maju, tentu ini bukanlah tugas yang mudah, ini tentu menjadi tanggungjawab kami berdua bersama bapak bupati Sarolangun kita bapak Hurmin,” ungkapnya.

Komplotan Bongkar Rumah di Dor Tim Jantanras Polresta Jambi

JAMBI – Komplotan spesialis bongkar rumah di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi diringkus anggota unit Jantanras Satreskrim Polresta Jambi.

Setelah sebelumnya berhasil mengamankan satu orang pelaku, anggota unit Jantanras yang melakukan pengambangan kembali meringkus pelaku lain.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Hendra Manurung mengatakan, kasus pencurian dengan pemberatan itu terjadi pada 4 Februari 2025 lalu. Di mana, satu pelaku sebelumnya telah berhasil diamankan dan yang ini merupakan hasil pengembangan.

“Total kerugian korban itu kurang lebih hampir 300 juta dan untuk beberapa minggu lalu kita sudah berhasil mengamankan satu atas nama inisial H,” katanya, Senin (24/2).

Dijelaskannya, setelah beberapa minggu lalu tim mengamankan Hermansyah, Andre pelaku lainnya ini terendus melarikan diri ke daerah Kalianda Lampung Selatan.

“Kita juga melakukan penangkapan terhadap A, ia kita amankan didaerah lampung. Pada saat kita lakukan penangkapan, beliau berusaha melawan petugas dan membahayakan jiwa orang lain, jadi terpaksa kita beri tindakan tegas terukur,” ujarnya.

Dari tangan kedua tersangka, Polisi mengamankan 31 lembar uang dolar Singapura dan 19 lembar uang ringgit Malaysia dan mata uang lainnya.

Selain uang tunai, Polisi juga mengamankan satu unit kendaraan roda dua, linggis yang digunakan pelaku serta dua gembok yang dirusak.

“Sampai saat ini masih ada satu lagi pelaku yang kita lakukan pengejaran dan menghimbau pelaku tersebut segera menyerahkan diri,” ungkapnya.

Terhadap kedua tersangka, Polresta Jambi menyangkakan pasal 363 ayat 2 tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun.

Nekat Cabuli Anak Rekan Kerja, Apendi Diciduk Tim Polda Jambi

JAMBI – Apendi alias Bojes (32), diciduk anggota Subdit IV Renakta Dit Reskrimum Polda Jambi karena nekat mencabuli anak rekan kerjanya yang masih berumur 5 tahun.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudistira mengatakan peristiwa pencabulan terhadap anak tersebut terjadi pada 5 Februari 2025 lalu.

“Saat itu korban sedang berada ditempat kerja ibunya dilantai dua, tersangka ini melakukan pencabulan dengan cara meraba area kemaluannya menggunakan jari,” katanya, Kamis (20/2).

Lebih lanjut, setelah dilakukan pemeriksaan dan di visum oleh tim Polda Jambi. Ditemukan adanya luka robek dibagian bawah area kemaluan korban.

Saat melancarkan aksi pencabulan, tersangka mendekap mulut korban yang saat itu berada agak jauh dari ibu korban.

Merasa curiga, dengan tingkah laku korban yang mengeluh kesakitan. Setelah ditanyai ibu korban dan mengetahui kejadian lalu melapor ke Mapolda Jambi.

“Pelaku ini bekerja juga disalah satu rumah makan, kejadiannya sekali itu. Pelaku ini orang sudah bekeluarga,” ujarnya.

Setelah mendapat informasi tentang keberadaan tersangka, polisi lantas melakukan pengamanan ditempatnya bekerja di Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi.

Pelaku, disangkakan Pasal 82 ayat (1) Jo 76E dan ayat (2) Undang- Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubuhan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun lentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Peternak Sarolangun Dipastikan Mampu Penuhi Kebutuhan Ramadan

SAROLANGUN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sarolangun memastikan produksi para peternak di daerah mampu memenuhi kebutuhan Ramadan.

Kepala Disnakan Sarolangun Setiadi mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya pemantauan dan pelayanan kesehatan bagi hewan ternak.

“Kawan-kawan secara terjadwal turun melakukan pelayanan, ada beberapa target yang ditetapkan untuk berapa ribu ekor yang harus dilayani kesehatannya,” katanya, Rabu (19/2).

Menurutnya, potensi produksi peternak saat ini dirasa sudah cukup mampu untuk memenuhi jumlah kebutuhan di pasaran.

Tinggal lagi, sinergi penjualan yang masih perlu ditingkatkan untuk membantu para peternak menjual hasil di Sarolangun.

“Produksi ternak dan pengembangan sapi dan kerbau serta ayam, di Sarolangun secara potensi, produktifitasnya surplus, cuman yang masuk ke pasar itu kebanyakan dari luar padahal sebenarnya di Sarolangun surplus, apalagi menjelang ramadhan dan lebaran bisa terpenuhi,” ujarnya.

Lebih lanjut, untuk membantu pemasaran perlu mempelajari mekanisme pasar. Dengan bantuan dari Disperindakop Sarolangun diharapkan para peternak bisa memaksimalkan pemasaran hasil panen.

“Satu lagi saya juga ingin percontohan ternak modern, yang pemeliharaannya tidak dilepas tetapi intensif di kandangkan, makannya di atur, lagi lagi costnya tinggi, tetapi kalau ada dukungan bersama saya pikir bisa terwujud,” ungkapnya.

Disdukcapil Sarolangun Upayakan Penerapan Layanan Adminduk Online di Kantor Desa Dan Kelurahan

SAROLANGUN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sarolangun berencana akan mengupayakan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) tersedia secara online di kantor desa dan kelurahan.

Kepala Disdukcapil Sarolangun Ridwan mengatakan, rencana penerapan layanan online itu merupakan tindak lanjut dari program pasangan Bupati dan wakil Bupati Sarolangun terpilih.

“Jadi kedepan pelayanan dukcapil itu sudah ada di kantor desa dan kelurahan, jadi masyarakat tinggal datang ke kantor desa dan kelurahan masing masing dan bisa langsung mendapatkan pelayanan secara langsung,” katanya, Selasa (18/2).

Menurutnya, Disdukcapil Sarolangun sudah mulai melakukan sosialisasi dan uji coba ke beberapa desa di Kabupaten.

Layanan yang bisa dilakukan masyarakat, mulai dari layanan untuk perubahan data di Kartu Keluarga, akta kelahiran dan kematian sekaligus pindah domisili.

“Langsung di kantor desa selesai dan diambil Adminduk yang di urus, dengan proses mengajukan berkas ke kami melalui upload berkas atau syarat-syarat melalui online, lalu kita di sini langsung cek,” ujarnya.

“Kalau bahan lengkap sesuai ketentuan aturan kita proses dan eksekusi berupa kita kirim kembali berkas yang diusur melalui pdf atau file sudah jadi, sehingga masyarakat tidak perlu ke kantor dukcapil,” tambahnya.

Sementara itu, untuk layanan perekaman KTP masih akan tetap dilakukan dikantor Disdukcapil Sarolangun mengingat keterbatasan anggaran untuk pembelian alat sarana dan prasarana.

Polda Jambi Musnahkan Belasan Kilo Sabu Dan Ratusan Butir Ekstasi Hingga Ganja

JAMBI – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi, memusnahkan belasan kilo gram narkotika jenis sabu-sabu dan ratusan butir pil ekstasi hingga ganja hasil sitaan petugas diawal tahun 2025 kemarin.

Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Ernesto Saiser mengatakan, pemusnahan barang bukti dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan juga mendukung program 100 hari astacita presiden RI.

“Kami melakukan kegiatan pemusnahan barang bukti dari bulan satu sampai bulan dua,” katanya, Selasa (18/2).

Lebih kurang, terdapat 12 kilo gram sabu-sabu dan 495 butir ekstasi hingga 47,1 gram ganja dimusnahkan menggunakan kendaraan modifikasi.

Didampingi tokoh adat, BNN, Kejaksaan dan instansi terkait lainnya. Polda Jambi memampangkan 13 tersangka dalam penyitaan barang bukti tersebut.

“Kami akan selalu bekerjasama dan bersinergi dengan BNN, instansi terkait lainnya dalam memerangi narkoba,” ujarnya.

Polda Jambi mengungkap, total puluhan ribu jiwa berhasil diselamatkan dengan pemusnahan barang bukti tersebut. Termasuk nilai ekonomis 16 milyar dan 294 milyar lebih biaya rehabilitasi yang berhasil diselamatkan.

Dampak Pemangkasan, Diskominfo Sarolangun Minta Rekan Media Bersabar

SAROLANGUN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sarolangun memastikan ketersediaan anggaran publikasi di tahun 2025.

Meski terkena dampak pemangkasan anggaran, Kepala Diskominfo Sarolangun Ahmad Nasri mengatakan, pihaknya telah mengupayakan anggaran publikasi ditahun 2025.

“Memang ini karena adanya rasionalisasi anggaran, kemarin kita di Kominfo ini ada dua kali rasionalisasi anggaran. Kita saling berbagi, artinya seluruh kawan-kawan media yang aktif dan memang berprofesi di Sarolangun itu kita upayakan terakomodir,” katanya, Selasa (18/2).

Menurutnya, untuk anggaran publikasi media elektronik di tahun 2025. Diskominfo Sarolangun kebagian anggaran lebih kurang dibawah Rp 300 an juta.

“Kalau untuk media elektronik itu kita 300 juta kebawah, tidak sampai 300. 200 sekian la. Sehingga ada yang 3 juta, ada yang 4 juta,” ujarnya.

Kepala Diskominfo Sarolangun mengungkap, pihaknya telah mengupayakan anggaran publikasi tetap disediakan di 2025 ini. Meski harus mengurangi anggaran operasional lainnya.

Selain itu, dengan kondisi yang ada, Ahmad Nasri mengharap rekan pengusaha media bersabar dan berjanji akan mengupayakan penambahan anggaran ditahun berjalan.

“Kalau media yang baru kerjasama dengan kominfo wajar kita belum bisa mengakomodir besar untuk anggarannya. Sekarang sudah kita upayakan dan begitulah kondisinya,” ungkapnya.

Dandim 0420/Sarko Dorong Jajaran Sukseskan Program Swasembada Pangan

SAROLANGUN – Komandan Kodim 0420/Sarko, Letkol Inf Suyono mendorong para jajaran untuk mensukseskan percepatan program swasembada pangan.

Intruksi tersebut disampaikan Dandim 0420 Sarko usai menghadiri rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah, Senin (17/2).

“Komitmen kita mendukung program pemerintah apapun itu harus sukses, makanya ada rakor mulai dari Kodam, Korem di Jambi dan sekarang di Kabupaten dalam swasembada pangan maka dilakukan kegiatan rakor pada hari ini,” katanya.

Ditegaskan, kepada seluruh jajaran di Kodim 0420 Sarko untuk menyatukan frekuensi agar program yang telah ditetapkan pimpinan bisa terlaksana.

Selain itu, Dandim menambahkan di tahun 2025 ini pihaknya ditargetkan untuk mensukseskan 415 hektar lahan padi sawah.

“Ketika diwilayahnya ada oplah para Babinsa dan jajaran Koramil akan melakukan mengawasi mulai dari proses mendampingi tim SID, mendampingi tim konstruksi sampai dengan penanaman hingga panen,” ujarnya.

“Untuk penyaluran pupuk kita sama-sama dengan dinas terkait untuk melakukan pengawasan agar tersalurkan dengan tepat sasaran,” tambahnya.

DTPHP Sarolangun Bahas Upayakan Percepatan Program Ketahanan Pangan

SAROLANGUN – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Sarolangun mengupayakan percepatan program ketahanan pangan swasembada di tahun 2025.

Kepala DTPHP Sarolangun Dulmuin mengatakan, program swasembada pangan, terdapat tiga jenis tanaman pangan yang diprioritaskan. Diantaranya, tanaman padi sawah, padi ladang dan tanaman jagung.

“Inikan program Presiden untuk swasembada pangan, jadi kita ini secara bersama-sama dibantu oleh TNI, Polri, berupaya untuk meningkatkan penanaman padi sawah, padi ladang dan tanaman jagung,” katanya dalam rapat koordinasi, Senin (17/2).

Menurut Dulmuin, Kabupaten Sarolangun telah menggambarkan optimalisasi lahan (oplah) dengan rincian tanaman padi sawah sebesar 415 hektar, 6000 an hektar lahan padi ladang dan 170 hektar untuk tanaman jagung.

“Kita Sarolangun oplah sekitar 415 hektar padi sawah, padi ladang 6.000 an hektar dan jagung seluas 170 hektar yang masuk CPCL. Tetapi itu bisa bertambah karena potensinya banyak, kerja sama dengan polri,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi, Dulmuin mengharapkan kedepan mampu menentukan target kesanggupan penggarapan di masing-masing wilayah Kecamatan.

“Jagung kita dari pusat yang bantu ada 100 hektar, kemudian dari dana desa 20 persen untuk peningkatan ketahanan pangan, desa harus punya masing-masing target kurang lebih 2 sampai 5 hektar,” ungkapnya.