Beranda blog Halaman 7

Gondol Toko Dan 8 Unit Laptop di Sekolah, Dua Spesialis Bongkar Rumah Diciduk Polsek Telanaipura

JAMBI – Zulfakrianto (20) dan Sayuti (36) diringkus Unit Reskrim Polsek Tenalaipura usai ketahuan membobol toko dan salah satu sekolah di Kota Jambi.

Keduanya merupakan spesialis bongkar rumah warga yang telah menjadi incaran dan sering beraksi diberbagai lokasi.

Kapolsek Telanaipura AKP Reza Fahlevy mengatakan, terdapat dua laporan polisi yang menjerat keduanya yang pertama di Toko Serba 35 ribu yang berada di Kelurahan Buluran.

“Untuk kejadian yang di toko serba 35 ribu itu hari Kamis tanggal 26 Desember 2024, barang bukti yang kami dapati ada celana pendek,” katanya, Rabu (5/3).

Menurut Kapolsek, aksi Z dan S ini baru diketahui pemilik toko yang mendapati kotak amal dan beberapa barang miliknya rusak.

Setelah dilakukan pengecekan CCTV, keduanya terlihat hingga dilakukan pengembangan. Saat beraksi di toko serba 35 ribu, keduanya menguras uang Rp 9 juta yang tersimpan dikotak amal dalam toko.

“Pengakuan pelaku itu sudah banyak TKP, tapi belum ada melapor ke Polsek Telanai. Yang kedua itu TKP ada di SDN 69 Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura,” ujarnya.

Ketika beraksi di sekolah, Zulfakrianto ini bekerja sendiri. Tersangka berhasil menggondol 8 unit laptop yang tersimpan di sekolah kemudian mengupload barang untuk dijual.

Diceritakan Kapolsek, kejadian pada hari Jumat tanggal 21 Februari 2025 kemarin sekira pukul 6:30 WIB.

“Tersangka inisial Z dengan barang bukti yang kita amankan ada 8 unit laptop jenis net box. Kami dapat informasi pelaku Z berada disebuah toko, kemudian Kanit opsnal dipimpin pak Raja mengamankan pelaku dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka disangkakan pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara.

Disdikbud Sarolangun Catat 13 SD Terdampak Genangan Banjir

SAROLANGUN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sarolangun mencatat sebanyak 13 gedung Sekolah Dasar (SD) terdampak genangan banjir yang melanda wilayah Sarolangun beberapa waktu lalu.

Kepala Disdikbud Sarolangun Arsyad mengatakan, 13 sekolah tersebut tersebar dibeberapa Kecamatan, mulai dari Limun, CNG, Sarolangun dan Pauh.

“Data yang Disdikbud terima ada 13 sekolah yang terkena dampak banjir, itu gedung sekolah SD semua,” katanya, Rabu (5/3).

Sampai saat ini, menurutnya belum diketahui pasti berapa jumlah kerugian yang dialami 13 sekolah akibat terendam banjir. Pihaknya mengaku, masih akan melakukan penghitungan untuk memastikan kerugian yang dialami sekolah.

“Kita belum menghitung kerugian material dari fasilitas sekolah yang terdampak banjir ini,” ujarnya.

Disdikbud Sarolangun menghimbau kepada para guru yang sekolahnya terdampak banjir untuk berhati-hati dan selalu waspada mengamankan aset sekolah.

“Untuk properti yang rusak belum ada laporan ke kita, cuma seperti kursi-kursi dan meja sudah di evakuasi ke tempat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Gagalkan Peredaran 25 Kilo Gram Sabu, BNNP Jambi Buru Jaringan Medan-Jambi

JAMBI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi berhasil menggagalkan upaya peredaran 25 kilo gram narkotika jaringan Medan Sumatra Utara (Sumut) yang rencananya akan diedarkan di Jambi.

Dua orang terduga kemudian diamankan, Pandu (41) yang berperan sebagai sopir dan Ade (24) berperan sebagai kurir pengantar narkotika jenis sabu-sabu.

Kepala BNNP Jambi Wisnu Handoko mengatakan, kedua terduga berasal dari Medan Sumut dan sudah sering melakukan aksi serupa diberbagai Provinsi.

“Ini merupakan peran serta dari masyarakat, kami selaku kepala BNNP mengucapkan terimakasi kepada masyarakat. Perlu diketahui jaringan ini memang sudah sering melakukan peredaran narkoba, baik di Medan sendiri, Pekan Baru, Palembang maupun Jambi,” katanya, Selasa (4/3).

Untuk mengobrak kasus ini, diceritakan Wisnu pihaknya sudah bekerjasama dengan BNNP lain seperti BNN Kepulauan Riau, Sumut dan Aceh karena peredaran saling berkaitan.

Pengungkapan kasus berawal pada 24 Februari 2025 kemarin, yang kala itu masyarakat melaporkan kecurigaan akan aktivitas mobil roda empat jenis fortuner.

Tim BNNP Jambi kemudian menuju lokasi mobil yang dicurigai dan didapati seorang sopir tengah berada didalam mobil di kawasan Handil Kota Jambi.

“Kita amankan ke kantor, dikantor inilah kita geledah dengan disaksikan oleh si sopir yang kita tau namanya Pandu. Kita geledah ditemukan 3 bungkus di dor trip pintu, kemudian 22 di dor trip pintu sebelah kanan jadi totalnya ada 25 bungkus,” ujarnya.

Setelah menemukan barang bukti narkoba yang ditotal berjumlah 25 kilo gram, BNNP Jambi lantas mendapat informasi bahwa sang sopir tidak bekerja sendiri.

Pandu bersama rekannya bertugas mengantar barang haram tersebut ke Jambi, namun sebelum bertemu pemesan barang lebih dahulu diamankan petugas BNN.

“Dia mengakui ada temannya di hotel viktoria dan setelah kita cari orangnya sudah tidak ada disana orangnya sudah lari, informasinya mau kembali ke medan,” jelasnya.

“Dengan kecepatan tim kami kita berhasil mengetahui posisi terakhir si tersangka kedua ini dan berhasil mengamankan diwilayah perbatasan Muaro Jambi di Sekernan itu,” tambahnya.

Berdasarkan penggalian BNNP Jambi, jaringan ini sudah sering melakukan aksi serupa bahkan turut menyebarkan narkoba diwilayah Pekan Baru, Sumatera Utara, Palembang dan Jambi.

BNNP Jambi menegaskan akan terus melakukan pengembangan kasus tersebut. Menurut BNN para tersangka diupah Rp 10 juta per satu bungkus narkoba yang berhasil diantar.

“Jadi yang pesan di Jambi, jadi Jambi ini dalam artian ladang subur bagi para pecandu, jadi sepanjang banyak yang memesan narkoba itu pasti barang akan diantar kesitu,” ungkapnya.

Dengan pengungkapan 25 kilo gram narkoba ini, BNNP Jambi mengklaim sudah berhasil menyelamatkan kerugian negara lebih kurang 20 milyar dengan nyawa 150 sampai 200 ribu orang.

“Lebih dari 2 kali, Jambi dan sekitarnya karena mereka memiliki daerah operasi masing-masing Dia masih menunggu si pemesan tadi tapi keburu kita tangkap,” pungkasnya.

Sertijab Bupati Sarolangun Berlangsung Khidmat

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melaksanakan kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat Bupati Bahri kepada pasangan Bupati terpilih Hurmin – Gerry Trisatwika.

Berlangsung khidmat, sertijab Bupati Sarolangun tampak disaksikan langsung Gubernur Jambi Al Haris diaula pola Kantor Bupati, Selasa (4/3).

Dalam sambutan, mantan Pj Bupati Sarolangun Bahri mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang telah diberikan Mendagri.

“Sebagai Pj Bupati Sarolangun, saya menyadari tugas yang diemban mengawal proses pemerintahan dan mensukseskan pilkada secara tertib, aman dan damai. Alhamdulillah meskipun daerah kita Sarolangun sebagai daerah rawan tetapi pilkada berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” katanya.

Bahri merasa terhormat telah diberi kesempatan memimpin sebagai Pj Bupati Sarolangun selama 152 hari. Kepada seluruh Forkopimda dan jajaran SKPD Sarolangun, Bahri berpesan untuk saling menjaga kordinasi dan SKPD loyalis kepada pimpinan.

Disisi lain, Bupati Sarolangun terpilih, Hurmin mengapresiasi kehadiran Gubernur Jambi dan mengharap bisa membantu Kabupaten Sarolangun.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada bapak Bahri yang telah melaksanakan tugas dengan baik di Kabupaten Sarolangun khususnya dalam mengawali proses demokrasi pilkada serentak tahun 2024,” ujarnya.

“Kami beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun semoga bapak dan ibu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengucapkan selamat bertugas kepada Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun terpilih.

“Pesan kami kepada pejabat sekalian, loyalitas itu adalah suatu keharusan, loyallah dengan dan untuk negeri ini. Visi dan misi Bupati harus dikuasai oleh seluruh pejabat,” ungkapnya.

Urai Kemacetan Jalinsum Putus, Dirlantas Polda Jambi Intruksikan Kendaraan Gunakan Jalur Alternatif

JAMBI – Guna mengurai kemacetan di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) yang putus diwilayah Kabupaten Bungo, Direktur lalu lintas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi mengintruksikan kendaraan untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Jalinsum yang terbelah mengakibatkan jalur dari arah Provinsi Jambi menuju Sumatera Barat terputus dengan diameter kelebaran empat sampai lima meter.

“Kita sejak kemarin sore sudah membuat jalur alternatif untuk roda dua roda empat itu melalui simpang somel, Rimbo bujang, Tujuh Koto Tebo begitupun sebaliknya,” katanya, Senin (3/3).

Untuk kendaraan roda enam keatas, Dirlantas menganjurkan para pengendara melewati jalur dari arah Kerinci menuju Koto Baru Sumatera Barat dan begitupun sebaliknya.

Lebih lanjut, berdasarkan hasil kordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Pemeliharaan jalan dan jembatan diperkirakan pembangunan sementara baru akan selesai empat atau lima hari hari kedepan.

“Itupun jembatan sementara belum permanen dari pada menunggu itu lebih baik berputar, begitupun dari arah Sumatera Barat mau tidak mau harus berputar dari arah Kerinci,” ujarnya.

Selain mengintruksikan jajaran, Ditlantas Polda Jambi juga telah menginformasikan kepada pihak SPBU, rumah makan dan kantong parkir untuk mengarahkan kendaraan roda enam keatas seperti bus dan truk untuk tidak menggunakan jalur diwilayah Tebo.

“Alhamdulillah tidak (kemacetan_red), karena roda dua dan roda empat itu sudah melalui jalur alternatif. Roda enam dan seterusnya itu dari Batanghari sudah dilakukan peralihan begitupun dari arah Solok itu sudah dialihkan,” ungkapnya.

Bupati Sarolangun Tinjau Jembatan Gantung di Penegah

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin beserta jajaran dan wakil rakyat meninjau kondisi jembatan gantung di Desa Penegah, Kecamatan Pelawan.

Terancam roboh karena tebing penyangga tiang jembatan terkikis aliran sungai, Bupati Sarolangun Hurmin menganjurkan masyarakat untuk sementara tidak melintasi jembatan.

“Dinas terkait akan menghitung ini, langkah seperti apa yang bisa kita kucurkan kesini selagi anggarannya masih ada,” katanya, Minggu (2/3).

Menurutnya, Pemerintah Daerah berasam DPRD Sarolangun telah melihat kondisi jembatan yang menghawatirkan.

Guna mengantisipasi sementara, pihaknya akan mengupayakan pembangunan turap atau bronjong untuk menahan tanah tiang penyangga agar tidak longsor ke sungai.

“Kita memantau langsung jembatan yang ada di penegah ini, kita antisipasi karena debit air tinggi dan bakal menghantar ke tebing itu,” ujarnya.

“Dengan anggaran yang terbatas sekarang kita akan melakukan turap atau beronjong. Mengamankan tebing dahulu, supaya jangan ngantam tiang, kalau tiang ini habis sudah roboh,” tambahnya.

Kabid Informasi Diskominfo Sarolangun Bantah Tuduhan “Kongkalikong” Anggaran Publikasi

SAROLANGUN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sarolangun membantah adanya tuduhan “kongkalikong” anggaran publikasi media.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, M Iqbal mengatakan, pembagian anggaran publikasi sudah dilakukan sesuai ketentuan.

“Kita sudah melakukan sesuai dengan prosedur, (dugaan kongkalikong_red) itu tidak benar,” katanya, Kamis (27/2).

Menurutnya, di tahun 2025 ini terdapat pemotongan anggaran di Diskominfo Sarolangun yang mengakibatkan tidak keseluruhan media mengajukan kerjasama diberikan nilai kontrak yang sama.

“Memang tidak keseluruhan media bisa diakomodir, karena ada pemotongan anggaran, tapi kita sudah berusaha membagi agar masing-masing dapat,” ujarnya.

Dengan anggaran publikasi media yang dijatah dibawah Rp 300 juta. Diskominfo Sarolangun mengharap kesabaran dan akan mengupayakan penambahan ditahun berjalan.

DPC Pemuda Tani Sarolangun Dibentuk, Andika Candra Siap Bersinergi Majukan Pertanian

SAROLANGUN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pemuda Tani Kabupaten Sarolangun resmi terbentuk, pengurus siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk kemajuan pertanian dan swasembada pangan di Kabupaten Sarolangun.

Setelah dipercaya menakhodai DPC Pemuda Tani Kabupaten Sarolangun, Andika Candra mengatakan pihaknya akan terus berkontribusi aktif demi kemajuan pertanian.

“DPC Pemuda Tani Sarolangun siap bersinergi dan terus berkontribusi aktif demi kemajuan pertanian dan peternakan di Kabupaten Sarolangun,” katanya, Rabu (26/2).

Diceritakan, peran pemuda tani dalam pertanian sangatlah penting, terutama dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

“Harapan besarnya adalah mewujudkan swasembada pangan yang merupakan program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pemuda Tani Kabupaten Sarolangun resmi terbentuk setalah dilantik olah ketua umum DPP Pemuda Tani Indonesia Budisatrio Djiwandono di Jakarta Convention Center (JCC) Minggu (23/2/2025).

Informasi yang diterima media ini adapun Dewan Pembina Pemuda Tani Sarolangun yakni, H taslim dan H Nursahid.

Bentrok, Polresta Jambi Angkut 9 Anggota Dari 2 Kelompok Genk Motor

JAMBI – Polresta Jambi mengamankan 9 anggota dari 2 kelompok genk motor yang bentrok beberapa waktu lalu diwilayah Kota Jambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Hendra Manurung mengatakan, penangkapan 9 anggota genk motor terdiri dari dua kelompok yakni Skip 1 dan Ibama.

“Dalam hal ini Skip 1 diserang oleh genk motor Ibama dan dalam penyerangan tersebut mereka mencoba melarikan diri dan kita amankan,” katanya, Rabu (26/2).

Kasat Reskrim membeberkan, 9 anggota genk motor yang diamankan berinisial D (17), J (16), A (16), F (17), R (16), D (17), N (18), DAI (16) dan CF (16) yang masih dibawah umur.

“Sebagian besar masih bersekolah, pelaku D dengan C ini kita kenakan undang-undang darurat karena mereka kita temukan membawa sajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, mungkin dikurangi karena mereka anak,” ujarnya.

Polresta Jambi menegaskan, untuk genk motor pihaknya sudah berkomitmen akan melakukan tindakan tegas.

Untuk anggota genk motor Ibama, yang masih dilakukan pencarian oleh petugas diminta segera membubarkan diri dan melapor ke Polsek terdekat.

“Buat pernyataan bahwa Ibama sudah membubarkan diri terkait genk motor yang perang-perang. Untuk genk motor yang lain kami tunggu, kalau kalian main-main dengan kami, ingat ada polisi dari Polda, Polresta dan Polsek akan kami kejar karena sudah meresahkan,” ungkapnya.

Selain itu, kepada para guru dan wali murid juga dianjurkan untuk memperkecil kegiatan anak-anak agar tidak melakukan aksi perang antar genk motor.

Tempat Hiburan Malam Diminta Stop Beroperasi di Bulan Ramadan, Satpol PP Sarolangun Siap Pantau

SAROLANGUN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Sarolangun meminta pengusaha tempat hiburan malam, cafe dan karaoke untuk berhenti atau stop operasi di bulan Ramadan.

Kepala Satpol PP Sarolangun M Idrus mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan himbauan Bupati ke masyarakat dan tempat-tempat hiburan malam yang dilarang.

“Hiburan malam termasuk cafe dan rumah makan kita minta dibulan puasa untuk membatasi untuk siang hari bagi warung-warung yang dalam skala besar memakai penutup,” katanya, Rabu (26/2).

Ditegaskan, Satpol PP Sarolangun juga akan memantau kepatuhan penerapan himbauan Bupati termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah Ramadan.

“Cafe atau tempat karaoke seperti yang sudah-sudah kita minta tutup selama bulan Ramadan kegiatan itu dihentikan. Kami juga akan melakukan pemantauan, patroli jangan sampai ada yang melanggar,” ujarnya.

Selain itu, para perangkat di RT dan kepala desa juga diminta berkoordinasi untuk menerapkan himbauan Bupati Sarolangun di masing-masing wilayah.

“Kita juga menghimbau untuk mengaktifkan siskamling karena dibulan puasa dan Lebaran itu tingkat kriminalitas tinggi,” ungkapnya.