sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Waspadai Politisasi Birokrasi

suasana-tatap-muka
Ketua Bawaslu RI Prof Dr Muhammad, SIP, MSi saat bertatap muka di ruang pola kantor Bupati. Poto:adi

SAROLANGUN-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mewaspadai terjadinya politisasi birokrasi dalam Pilkada Kabupaten Sarolangun yang akan digelar 15 Februari 2017 mendatang. Sebab Bawaslu menilai jika calon incumbent maju lagi, maka sangat mungkin terjadi politisasi birokrasi.

‘’Saya berharap di Kabupaten Sarolangun tidak ada upaya-upaya itu (politisasi birokrasi, red) walaupun incumbent maju lagi,’’ kata Ketua Bawaslu RI Prof Dr Muhammad, SIP, MSi, kepada sejumlah wartawan usai memberikan materi dalam acara sosialisasi tatap muka dalam rangka persiapan pengawasan pemilihan gubernur, walikota dan bupati tahun 2017, di ruang pola kantor bupati Sarolangun, kemarin (26/10).

Menurut Prof Dr Muhammad, SIP, MSi, pihaknya sejak awal telah mengantisipasi terjadinya politisasi birokrasi dengan cara mempereteli kewenangan dan kekuasaan incumbent.

‘’Istilah kami mempereteli kewenangan dan kekuasaannya, jadi incumbent harus cuti, harus meninggalkan rumah dinas, tidak boleh menggunakan fasilitas Negara yang melekat, supaya menutup peluang dia menggunakan birokrasi untuk kemenangannya,’’ kata lelaki kelahiran Makassar, Sulsel, ini.(so9)