sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Warga Temukan Mayat Membusuk di Area BWP Meruap

mayat
MEMBUSUK: Tampak kondisi mayat yang ditemukan disekitar BWP Meruap. Poto:birin

SAROLANGUN-Warga Kelurahan Sarolangun Kembang (Sarkam) Kecamatan Sarolangun, Selasa (8/8) dihebohkan dengan penemuan mayat sekitar sumur minyak PT Samudra Energi BWP Meruap, tepatnya sumur minyak nomor 38. Kondisi mayat sudah membusuk berjenis kelamin laki-laki dan sudah susah dikenali diperkirakan usianya lebih dari satu minggu.

Penemuan mayat pertama sekali ditemukan oleh karyawan BWP Meruap. Yang pada saat itu sedang melakukan pemeriksaan pipa minyak yang berlokasi tidak jauh dari kejadian. Saat itu bau busuk tercium, sehingga membuat karyawan BWP tersebut menelusuri baunya sehingga ditemukanlah mayatnya itu tepat pada pukul 11.30 Wib.

‘’Yang menemukannya karyawan kami (BWP Meruap), pas pada saat itu mereka lagi melakukan pemeriksaan pipa minyak, mereka mencium bau busuk dan ternyata bau mayat. Kejadian itu langsung dilaporkan sama saya,’’ ujar Fahmi, Super Port Scurity PT Samudra Energi BWP Meruap kepada sejumlah awak media.

Sementara bau busuk dari tubuh mayat tersebut, ternyata sudah lama dirasakan oleh karwan BWP Meruap maupun karyawan perusahaan batubara yang juga dekat lokasi, setiap melintasi jalan diarea sumur nomor 38 tersebut.

‘’Lebih kurang memang sudah satu minggu ko kami mencium bau busuk, kato kami buntang jukut (Babi) ruponyo butang manusio,’’ ujar Saddam (32) yang mengaku sebagai karyawan perusahaan batubara.

Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP George Alexander Pakke, kepada sejumlah awak media, mengatakan, sampai saat ini indentitas korban belum dapat diketahui. Termasuk penyebab kematian korban juga belum diketahui.

‘’Kita masih dalam tahap mengindentifikasi korban, baru setelahnya kita lakukan tahap penyelidikan, apakah termasuk kejadian dalam tindak pidana atau tidak,’’ ujarnya.

Ketika ditanya apakah sebelumnya pihak kepolisian pernah menerima laporan orang hilang terkait sejak penemuan mayat tersebut, Kasat menjawab belum ada.

‘’Sampai saat ini tidak ada,’’ jawab Kasat Reskrim.

Berdasarkan kunjungan langsung harian ini ke lokasi penemuan mayat, bentuk mayat tersebut sudah tidak lagi terlihat sempurna. Sehingga memang sangat sulit dikenali. Namun hipotesis sementara diduga mayat adalah korban tindak pidana. Karena di batok kepala mayat tampak bekas pukulan benda tajam.(so30)