sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Warga Sarolangun Produksi Sampah 60 Ton Perhari

TPA: Tampak tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Poto:wahid

SAROLANGUN –  Produksi sampah organik dan non organik dari rumah tangga dan sejumlah pasar tradisional serta modren, di Kabupaten Sarolangun mencapai 40 meter kubik perhari, yang jika dihitung bisa mencapai 60 ton perhari.

Kasi Kebersihan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Sarolangun, Muhammad Johan, Rabu (18/7) kemarin, mengatakan sampah yang ada di Kabupaten Sarolangun, paling besar di Kawasan Pasar Atas Sarolangun dan Pasar Singkut, serta di jalur dua Kota Sarolangun.

“Kalau perhitungan kita ada 40 meter kubik satu hari yang harus dibuang ke TPA, atau sekitar 60 ton sampah perhari. Itu Paling besar di pasar Sarolangun,  pasar Singkut dan disekitar jalur dua kota  Sarolangun,” katanya.

Pengangkutan sampah tersebut, dilakukan oleh petugasnya menggunakan armada pengangkut sampah, yang dibuang dan dikelola ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang ada di Kecamatan Pelawan.

“Kami baru dilantik sebagai kasi kebersihan, kami akan mencoba perbaikan sampah sampah yang berserakan, dan nanti kami akan maksimalkan petugas kami,  dan akan kita atur kembali sistim bagaimana untuk menghilangkan sampah yang ada di seputaran kota sarolangun,” katanya lagi.

Ia juga menegaskan kebersihan Kota Sarolangun,  juga menjadi salah satu kunci  Sarolangun meraih  Adipura kembali seperti beberapa tahun yang lalu.

Apalagi, Bupati Sarolangun Cek Endra mengharapkan piala adipura kategori kota kecil bisa kembali dibawa ke bumi sepucuk adat serumpun pseko. (so31)