sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Warga Pauh Dalam Terisolir, Jalan Tak Bisa Dilalui

tampak-salah-satu-ruas-jalan-menuju-pauh-bagian-dalam
Tampak salah satu ruas jalan menuju Pauh bagian dalam. Photo : ist

SAROLANGUN– Akses jalan ke beberapa desa di Kecamatan Pauh bagian dalam yakni Desa Sepintun, Desa Lubuk Napal, Lamban Sigatal, Seko Besar dan Taman Bandung saat ini kondisinya memprihatinkan karena rusak parah. Buntut adanya kerusakan jalan tersebut, warga Pauh dalam terisolir.

Informasi yang didapatkan menyebutkan, kondisi jalan Pauh dalam ini kondisinya sangat berlumpur. Sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Padahal jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan bagi warga untuk beraktivitas. Jalan itu juga merupakan jalan produksi bagi warga untuk mengeluarkan hasil perkebunan. Namun sayangnya warga didaerah ini belum bisa menikmati akses jalan yang lancar.

Menurut warga Sepintun, Dasril mengatakan, dengan kondisi jalan yang rusak dan tidak bisa dilalui membuat perekonomian warga terganggu. Bahkan harga sembako di wilayah tersebut juga menjadi cukup mahal.

“Jalan seperti ini sudah cukup lama, bahkan dampaknya membuat harga Sembako menjadi lebih mahal,” keluhnya.

Bukan hanya sembako yang mahal sebutnya, tapi hasil pertanian warga juga tidak bisa dikeluarkan. Sehingga ekonomi masyarakat makin jatuh.

“Banyak hasil perkebunan warga tidak bisa dibawa keluar dijual. Bagaimana kami bisa makan, sebab kami hanya bergantung dari hasil perkebunan seperti getah karet dan juga sawit,” bebernya lagi.

Warga sangat berharap jalan yang sangat sulit dilalui dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat ini mendapatkan perhatian pemerintah. Sehingga masyarakat bisa hidup normal dan perekonomian meningkat.

“Kami berharap pemerintah bisa segera memperhatikan jalan kami. Biar tidak putus dan bisa kami lalui kembali,” tandasnya.

Sementara itu menurut Asisten II Sarolangun Fauzi MT dikonfirmasi mengaku, akan segera turun ke lokasi. Dia juga akan meminta Dinas PU-Pera Sarolangun untuk membersihkan jalan yang rusak tersebut.

“Kita akan segera turun ke lokasi. Sebab masyarakat harus terus hidup dan bisa meningkatkan ekonomi mereka,” singkatnya.(so9)