sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Warga Limun Protes, Jalan Ditanami Pisang dan Nanas

RUSAK: Tampak jalan yang rusak dan sebagai aksi protes warga tanam pisang dan nanas. Poto:wahid

SAROLANGUN-Jalan rusak di Dusun Rantau Alai, Desa Muaro Mensao, Kecamatan Limun menuai protes warga setempat. Pasalnya, jalan tersebut seyogyanya dibangun pada tahun ini dengan anggaran lebih kurang 5 Milyar, namun belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Akibatnya warga yang tak sabaran ini Minggu kemarin (13/08) sekitar pukul 11.00 siang, melakukan penanaman pohon pisang dan nanas di tengah jalan, tepatnya jalan yang becek dan berlobang.

Dengan penanaman pohon tersebut sempat membuat arus lalu lintas terganggu, terutama kendaraan roda empat.

Salah seorang warga, Adi kepada para awak media mengatakan bahwa aksi protes ini merupakan ungkapan rasa kekecewaan masyarakat setempat terhadap Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang seakan-akan mengucilkan warga, khususnya Kecamatan Limun.

“Jalan ini sudah diangarkan sebesar 5 Milyar namun sudah memasuki bulan Agustus jalan tersebut belum juga di sentuh sama sekali,”katanya.

Warga setempat sudah bertahun-tahun lamanya menunggu perbaikan jalan, namun sampai saat ini belum juga ada perubahan. Bahkan perbaikan jalan yang sudah dianggarkan juga belum ada realisasinya.

“Sekarang anggaran sudah ada, kenapa jalan ini masih belum di perbaiki,” jelasnya.

Bahkan dengan tegas, masyarakat setempat mengharapkan anggaran perbaikan jalan tersebut untuk tidak dibatalkan. Sebab, masyarakat tidak mau menjadi korban politik pada Pilkada yang dilaksanakan Februari lalu.

“Kami minta pak Bupati Sarolangun tidak membawa unsur politik dalam hal ini, kalau begitu jadinya kami sangat kecewa, seharusnya seorang pemimpin harus berjiwa besar dan tidak tebang pilih dalam pembangunan,” tukasnya.(so31)