sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Warga Limun Khawatir, Pekerjaan Jembatan Batang Rebah Gagal Lagi

foto-utama-2
CEK: Meski waktu pekerjaan tinggal dua bulan lagi, namun proyek jembatan Batang Rebah  di Kecamatan Limun, masih terus berjalan. Foto adi

SAROLANGUN- Pembangunan jembatan Batang Rebah Kecamatan Limun sudah dianggarkan dua kali, yakni tahun 2014 lalu dianggarkan lebih kurang Rp 8 miliar dari APBD Kabupaten Sarolangun namun pekerjaan tidak selesai hingga kontrak kerja diputuskan oleh Pemkab Sarolangun. Pada tahun anggran 2016 ini jembatang Batang Rebah kembali dianggarkan senilai Rp 6,68 miliar dengan target pekrjaan sampai Desember 2016 ini.

Minimnya pekerja di pembangunan proyek miliran itu, membuat sejumlah warga dari Kecamatan Limun merasa khawatir akan terulang kejadian 2014 lalu. Sebab jembatang satu-satunya penghubung ibu kota Kecamatan Limun dengan desa-desa di Kecamatan Limun termasuk eks Marga Bukit Bulan itu menjadi harapan warga untuk akses jalan paling dekat baik menuju ibu kota kecamatan dan ibu kota Kabupaten Sarolangun.

Dari pantauan harian ini, pekerjaan jembatan batang rebah ini saat ini masih berlanjut. dan satu unit alat berat untuk mengangkat besi-besi jembatan juga terlihat stand by di lokasi. Hanya saja pekerja tidak terlihat banyak dan itupun pekerja buruh harian sehingga sejumlah pihak menghawatirkan jika pembangunan jembatan ini kembali gagal seperti tahun yang lalu.

Muslim, anggota DPRD Kabupaten Sarolangun yang berasal dari dapil Limun, CNG dan Batang Asai, kepada koran ini kemarin (16/10) meminta agar rekanan yang mengerjakan jembatan tersebut untuk lebih serius dan jangan main-main. Ribuan warga yang berada di wilayah ulu dari ibu kota Kecamatan Limun kata Muslim, sangat mendambakan agar jembatan Batang Rebah itu selesai dalam tahun 2016 ini.

“Ya kita meminta agar rekan tidak main-main. Karena mengingat watu terus berlalu dan tinggal dua bulan lagi ditambah cuaca saat ini intensitas hujannya lebih tinggi yang bisa menganggu pekerjaan. jadi rekan kami minta agar bisa memamfaatkan waktu yang ada untuk menyelesaikan pekerjaan jembatan itu,” kata Muslim.

Ia akui, jika dalam 2016 ini jembatan Batang Rebah juga tidak selesai, tentu saja warga Limun sangat kecewa. sebab pembanguan jembatan Batang Rebah tahun sebelumnya juga gagal di tengah jalan.

“Jangan lagi terulang seperti sebelumnya. Warga berharap bisa memanfaatkan jembatan baru ternyata gagal. kapan perlu pekerjanya ditambah agar pelaksanaanya bisa terkejar tepat waktu,”harap Muslim lagi.

Untuk diketahui, sebelum ini Komisi III yang terdiri dari Koordinator Komisi III yang juga Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sarolangun H Hapis Hasbiallah, Hermi, SSos, H Muhammad Syafi’i, Azrai Wahab, Bambang Gunawan, H Slamet Kastalo dan Ali Muntoha, juga sempat meninjau proggres jembatan batang rebah. saat itu Komisi tiga juga sempat mengkritik pekerjaan dan juga meminta agar dipercepat mengingat waktu berjalan.(so9)