sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Warga Ladang Panjang Blokir Jalan Minta Kades Dibebaskan

PROTES: Tampak warga Ladang Panjang sempat memblokir jalan sebagai aksi protes atas penahanan Kades. Poto:wahid

SAROLANGUN–Ratusan warga Ladang Panjang Kecamatan Sarolangun bersatu mengadakan aksi damai 13 Januari 2017, atau yang disingkat aksi damai 131, di depan Mesjid An-Najah Desa Ladang Panjang. Dalam aksi tersebut warga sempat melakukan pemblokadean jalan Sarolangun-Pauh tepatnya di Jalan lintas depan mesjid tersebut, sehingga terjadi kemacetan jalan sepanjang 3 kilometer dari arah Jambi.

Dari informasi di lapangan, aksi tersebut bermula sejak pagi kemarin (13/01), sekitar pukul 09.00 WIB, dan puncaknya setelah sholat Jum’at, sekitar pukul 14.00 WIB, warga terus bertambah banyak. Bahkan sampai pukul 15.30 WIB, aksi tersebut didatangi Kapolres Sarolangun AKBP Budiman BP bersama anggota kepolisian untuk turun mengamankan lokasi unjuk rasa tersebut.

Akhirnya, sekitar pukul 16.30 WIB, masyarakat Ladang Panjang mulai membubarkan diri, setelah mendapatkan persetujuan berupa perjanjian dengan Kapolres Sarolangun, dengan isi perjanjian, pada hari Senin mendatang, (16/01), akan dilakukan pertemuan di Mesjid An-Najah, Desa Ladang Panjang.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Sarolangun berjanji yang ditandatangani di atas materai 6000, akan mengupayakan pihak PT Samhutani hadir, pihak Kejari Sarolangun serta Pemda Sarolangun akan hadir bersama dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Koordinator Lapangan, Umar Dani (42) kepada koran ini kemarin, mengatakan, masyarakat Ladang Panjang menuntut agar konflik yang terjadi antar warga dengan pihak PT Samhutani, segera diselasaikan. Apalagi saat ini, Pj Kades Ladang Panjang yang dilaporkan oleh PT Samhutani telah ditahan Polres Sarolangun.

“Kita minta sumbangan masyarakat untuk biaya operasional, terkait pemerintah desa yang sudah ditahan kepolisian, yang dilapor PT Samhutani, sehingga desa kita tidak ada pemimpin, kami juga tidak suka kalau Pj Kades M Hafis diganti,’’ katanya.

Selain itu, ia juga menegaskan masyarakat Ladang Panjang bersatu ini, akan terus memperjuangkan Pj Kades M Hafis, sebab menurutnya, M Hafis berjuang di jalan kemanuasian, khususnya bagi warga Ladang Panjang.

“Sekarang warga Ladang Panjang sudah bersatu, dia (Hafis) berjuang untuk kemanusiaan dan memperjuangkan hak masyarakat Ladang Panjang, sekarang siapa yang berjuang untuk dia, kalau bukan kami,’’ jelasnya.

Disamping itu, salah seorang tokoh masyarakat Ladang Panjang, Dahri Iskandar, dengan aksi unjuk rasa tersebut, diharapkan ada penyelesaian yang membuat masyarakat Ladang Panjang, aman dan tentram. Bukan sebaliknya, masyarakat Ladang Panjang saat ini tengah digoncang oleh perusahaan, karena telah melaporkan Pj Kades.

“Kami hanya berharap ada penyelesaian, yang pastinya mendukung masyarakat banyak, negoisasi dengan perusahaan, kemudian laporan dicabut,’’ tandasnya.(so31)