sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Warga Desak Pj Bupati Copot Kades Gurun Tuo

foto Utama demo
TUNUTUT: Sejumlah warga Gurun Tuo menyampaikan aspirasi ke Pemkab Sarolangun, kemarin. Foto Adi

SAROLANGUN–Tugas berat menanti Penjabat Bupati Sarolangun Arief Munandar, SE. Baru dua hari dilantik, sudah dua kali pulak dihujani dengan aksi demo. Setelah sebelumnya aksi dari PMII Cabang Sarolangun, kemarin, puluhan warga dari Desa Gurun Tuo, Kecamatan Mandiangin mendatangi Kantor Bupati Sarolangun untuk menyampaikan aspirasinya.

Warga mendesak, agar PJ Bupati Arief Munandar dapat membantu mereka menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Desa Gurun Tuo yang dibuat oleh Kepala Desa nya sendiri. Bahkan, warga juga menuntut agar PJ Bupati mencopot Kepala Desa Gurun Tuo atas nama Hisyam yang menjabat selama 11 Tahun.

“Kepala desa kami tidak transparan mulai dari masalah Dana Desa, Aset Desa, Sisa dana Desa,Pemotongan Bansos, dan terakhit pungutan liar bagi SAD yang tinggal di wilayah Gurun Tuo,”ujar Orator Demonstrasi Fairi.

Untuk itu, teriak Fairi, kami meminta Pj Bupati untuk memberhentikan jabatan Kepala Desa Gurun Tuo atas nama Hisyam.

Fairi pun merincikan, ada enam point permasalahan yang dibuat oleh Kepala Desa Gurun Tuo ini, antaranya pembangunan jalan desa melalui ADD tahuh 2015 sebesar 270.000.000, anggaran dana yang digunakan tidak sesuai dengan realisasi pekerjaan jalan tersebut. Masyarakatpun menduga adanya indikasi korupsi dalam proyek jalan desa ini.

Lalu, ada lagi aset aset tanah denga baik itu tanah dan kebun karet yang diduga digelapkan oleh kades selama dia menjabat, dan tidak diberitahukan kepada masyarakat. Dan persoalan sisa dana desa yang berjumlah 70.000.000 hilang tak menentu tidak ada pertanggungjawaban kepada masyarakat, hal ini diduga ada penyelewengan dana.

Aset tanah desa yang seluas 273 Hektar lenyap tanpa ada keterangan yang konkrit. Dan setiap pembuatan KTP, kades memungut biaya yang sangat besar.

“Jadi point point itu jika tidak ada pertanggung jawaban, maka masyarakat akan menggiringnya ke pihak Hukum. Dan kepada PJ Bupati Sarolangun kami minta Kades Gurun Tuo ini diberhentikan dan diproses hukum,”ucap Fairi.

Kepala BPMPD Sarolangun, M Zaidan akhirnya menemui para pendemo dipagar gedung Pemerintahan Kabupaten Sarolangun. “PJ Bupati saat ini masih sertijab bersama bupati lama saat ini, jadi dia belum bisa menemui masyarakat, dan tuntutan para warga akan saya laporkan kepada Bupati, dan kalau ini memang benar akan kita proses,”singkat Zaidan.

Pada akghirnya, warga gurun tuo membubarkan diri setelah Kaban BPMPD menemui mereka dan berjanji akan menyelesaikan masalah ini. Warga desa Gurun Tuo pun berjanji akan membawa massa lebih banyak lagi kalau persoalan ini belum tuntas.(so9)