sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

WADUH…KPUD dan Disdukcapil Sarolangun Beda Data

SAROLANGUN-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sarolangun sepertinya keberatan atas angka yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sarolangun terkait banyakknya warga yang belum memiliki KTP elektoronik (e-KTP).

Bahkan menurut data terakhir dari KPU Sarolangun masih ada sekitar 35 ribu warga yang belum memiliki e-KTP, namun angka tersebut masih berbeda dengan data yang dimiliki Disdukcapil Sarolangun.

“Mungkin KPU ada data tersendiri, tetapi kalau data yang ada pada kami sekitar sepuluh ribu lagi,”ujar H Haznul Sidiqi Kadis Dukcapil Kemarin (18/10).

Menyikapi hal tersebut, Haznul mengajak KPU Sarolangun untuk duduk bersama menyelesaikannya, termasuk nama-nama warga yang belum memiliki e-KTP, termasuk alamat yang bersangkutan, sehingga bisa dilakukan pengejaran ke lapangan.

Sementara itu, M Fakhri Komisioner KPU Sarolangun saat dikonfirmasi mengaku memang masih banyak warga yang belum memiliki e-KTP, bahkan masih mencapai 35 ribuan.

“Bisa saja mereka sudah merekam, namun e-KTPnya belum keluar, jadi tidak terdata oleh petugas kami,”terang Fakhri.

Oleh karena itu, Fakhri berharap pada semua masyarakat Kabupaten Sarolangun yang sudah wajib KTP, untuk segera melakukan perekaman, dan jika e-KTPnya belum bisa dicetak, maka diminta pada Disdukcapil mengeluarkan surat keterangan bahwa yang bersangkutan sudah melakukan perekaman, sehingga bisa dimasukkan dalam DPT nantinya.

Terkait batas waktu masyarakat untuk menyerahkan surat keterangan tersebut, Fakhri menerangkan batas akhir untuk menyerahkan surat keterangan dari Disdukcapil sampai dengan tanggal 4 Desember 2016, sebab pada tanggal 6 desember 2016 akan dilakukan pleno penetapan DPT.

“Kasihan pada saatnya masih belum juga memiliki e-KTP atau surat dari Disdukcapil, maka mau tidak mau akan kita coret dari DPT, sehingga yang bersangkutan tidak bisa memilih pada pilkada sarolangun nanti,”tandasnya. (se10)