sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Waduh…Semua SKPD di Sarolangun Rawan Pungli

Pj Bupati Arif Munandar, SE saat melantik tim saber pungli. Photo:aji

SAROLANGUN–Jajaran SKPD dalam lingkungan pemerintah Sarolangun rawan akan terjadinya aksi pungutan liar (pungli), terutama SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Sarolangun.

Bahkan, pungutan uang sebesar 1 rupiah saja bisa dikatakan sebagai pungli asalkan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sebagaimana yang sudah di atur dalam peranturan perundangan-undangan.

Dalam antisipasi hal ini pemda Sarolangun yang di motori Pj Bupati Arief Munandar, meneruskan instruksi presiden untuk membentuk tim sapu bersih pungutan liar (Tim Saber Pungli), di tiap daerah. Kabupaten Sarolangun, termasuk daerah yang ketiga membentuk tim saber ini di Provinsi Jambi, setelah dua Kabupaten yang sudah dulu membentuknya.

“ Semua SKDP rawan pungli, terutama yang langsung bersentuhan masyarakat. Nanti mereka (tim saber) akan rapat dulu, Januari akan punya sekretariat defenitif, sehingga bias melaksnaakan dan menerima laporan masyarakat. Kita intinya ingin penindakan, namun lebih kepada Pencegahan dan pembinaan diharapkan terus sosialisasi pungli ini,”katanya.

Ia juga memaparkan pungutan liar ini menurutnya bisa saja dalam kondisi barang atau sejumlah uang yang diterima oleh SKPD dalam melakukan pengurusan tertentu. Seperti pengurusan PBB, BPHTB, pembuatan KTP atau retribusi terminal, dan juga ucapan terima kasih yang harus diberikan oleh masyarakat itu disebutkannya juga termasuk dalam kategori pungutan liar. Maka dari itu, Tim Saber pungli diharapkan berkerja dengan sangat profesional, dan memiliki target serta program kerja yang bagus dalam menyapu bersih pungli ini.

“ Ada sanksi hukumnya bagi pelaku pungli ini sudah diatur dalam peraturan. Ucapan terima kasih termasuk pungli sebaiknya ditolak, tidak sesuai aturan berlaku. Nanti Tim saber harus punya target, mendeteksi, dan memetakan pelayanan yang lebih baik dari sebelumnya. sejak SK diturunkan sudah bisa terima laporan,”jelasnya.(so31)