sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

WADUH.!Honorer Sarolangun tak Jadi Naik Gaji

honorer-gagal-naik-gajiSAROLANGUN–Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun untuk menaikan gaji honorer bakal sulit terealisasi. Pasalnya, kondisi keuangan Sarolangun saat ini tidak memungkinkan.

Untuk diketahui beberapa waktu lalu pemkab Sarolangun berjanji akan menaikan gaji honorer pada 2017. Gaji honorer yang saat Rp 750 ribu akan dinaikan setidaknya sesuai dengan UMP pada 2017.

Namun menurut sumber dari internal Pemkab kepada wartawan, menuturkan, rencana kenaikan gaji honor sepertinya akan sulit terealisasi. Penyebab tuturnya, APBD Sarolangun saat ini tidak memungkinkan.

“Sepertinya sulit, kondisi keuangan kita tidak memungkinkan karena terjadi pemotongan DBH oleh pemerintah pusat,” tutur pria yang minta namanya tak disebutkan.

“Jadi harapan ribuan pegawai honorer menerima kenaikan gaji sepertinya bakal pupus,” lanjut sumber.

Terkait hal ini Pj Bupati Sarolangun, Arief Munandar dikonfirmasi mengatakan, terkait rencana kenaikan gaji honorer saat ini sedang dikaji oleh TPAD Tim Perencanaan Anggaran Daerah (TPAD).

“Masih dikaji, apakah memungkinkan dinaikan atau tidak. Kita lihat nanti hasil kajian TPAD,” kata Arief Munandar.

Sementara itu ribuan pegawai honorer Sarolangun berharap gaji honorer bisa dinaikan. Saat ini mereka menunggu-nunggu rencana yang pernah dijanjikan pemkab tersebut.

“Harapan kami (honorer) Pemkab betul-betul menaikan gaji kami, seperti apa yang telah dijanjikan,” kata sejumlah tenaga honorer, kemarin.

Mereka menuturkan, dengan gaji yang diterima pegawai honorer Rp 750 ribu perbulannya memang sudah tak layak lagi.

“Mau makan apa kami, gaji sebesar itu, sementara harga kebutuhan terus naik. Pemkab mesti konsisten dengan janjinya,” imbuh para honorer lagi.(so9)