sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Verifikasi Faktual Pakai Video Call

JAKARTA – Pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang, masih menuai pro dan kontra. Meski begitu, verifikasi faktual tetap akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Untuk mengurangi aktivitas tatap muka, verifikasi akan dilaksanakan menggunakan video call.

“Menggunakan video call akan lebih efektif mencegah penyebaran wabah ketika tahapan pemilihan kepala daerah dilaksanakan di masa pandemi COVID-19. Ini patut dipertimbangkan untuk mengubah metode verifikasi faktual dari sensus ke metode sampling. Substansinya sama hanya berbeda metodologi saja. Dengan metode sampling bersentuhan akan berkurang. Terkait cara kerja kami sampaikan pada beberapa diskusi dimungkinkan dilakukan video call,” kata Komisioner KPU Viryan Azis di Jakarta, Jumat (24/4).

Menurut dia, verifikasi faktual dengan metode pemilu sebelumnya dan pilkada saat ini jika belum diubah tentunya akan tinggi sekali potensi tatap muka penyelenggara dengan pemilih. Hal ini sangat rentan risiko penularan COVID-19.