sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

UPTD Pendidikan Akan Dibubarkan, Sejumlah Pejabat Terancam Non Job

SAROLANGUN-Kabar buruk bagi jajaran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) di Kabupaten Sarolangun. Pasalnya, pada tahun 2018 mendatang, UPTD akan dibubarkan. Tentu dengan pembekuan (pembubaran) UPTD tersebut membuat jabatan Kepala UPTD di tiap kecamatan tidak ada lagi. Serta sejumlah pejabat yang saat ini menduduki Kepala UPTD Dikbud terancan nonjob.

Kabag Organisasi Setda Sarolangun, Efrianto Jumat (22/09) mengatakan bahwa pembekuan UPTD pendidikan itu didasarkan pada PP 18 tahun 2016 dan Permendegri nomor 12 tahun 2017, tentang Pedoman Pembentukan dan klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah.

“UPTD Dikbud disetiap kecamatan dibuburkan, sesuai dengan Permendagri tahun 2017,” katanya.

Ia juga menjelaskan, dengan dibubarkan UPTD Pendidikan maka unit pelaksana teknis, kembali ke sekolah negeri masing-masing. Maka kepala UPTD yang bersangkutan akan di non job dan disarankan kembali pada jabatan fungsional seperti pengawas dan guru sekolah.

“Kalau di struktural tidak ada tempat, maka bisa jadi non job, tapi itu bukan urusan kita, itu ada di BKPSDM. Istilahnya kita hanya bangun gedung saja, orang yang mengisi gedung itu bukan kita,” jelasnya.

Selain itu, Efrianto juga mengatakan, sejumlah dinas akan dilakikan kembali evaluasi. Karena perlu dilakukan efesiensi dan rasionalisasi anggaran sehingga perlu digabungkan sejumlah SKPD.

Saat ini progres pengabungan itu dalam proses pembahasan untuk perubahan Perda perangkat daerah Kabupaten Sarolangun nomor 5 tahun 2016.”Diharap di 2018 OPD baru sudah digabungkan,”pungkasnya.(so31)