sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Tim Medis Bantu SAD Bersalin di Hutan

BERSALIN: Tampak petugas medis saat merawat bayi yang baru saja dilahirkan warga SAD. Poto:wahid

SAROLANGUN-Pelayanan kesehatan merupakan hak bagi semua warga Indonesia, tak terkecuali bagi warga Suku Anak Dalam (SAD) Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam.

Meskipun berada di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Bukit Dua Belas(TNBD), namun pelayanan kesehatan, tetap diberikan oleh tim medis Puskesmas Pematang Kabau, Kecamatan Air Hitam.

Seperti keluarga Merjam (20) warga SAD dari kelompok Temenggung Grip yang bermukim di dalam kawasan TNBD, dan sudah masuk pada masa melahirkan namun karena jauh dan butuh waktu untuk ke Puskesmas, maka terpaksa harus melahirkan di dalam hutan, Selasa ((6/3).

Tapi karena kesiap siagaan petugas medis, begitu mendapatkan informasi ada warga SAD akan melahirkan langsung bergerak, tak kurang dari tiga jam Hartati Sandora kepala Puskesmas Pematang Kabau, dibantu perawat dan tenaga medis lainya, langsung membantu Merjam untuk melahirkan secara normal.

“Alhamdulilah dengan perjuangan sekitar tiga jam, kami bisa membantu warga SAD yang akan melahirkan di dalam hutan, dan sekitar pukul 11.00 WIB bisa melahirkan secara normal,” kata Hartati .

Jenis bayi yang lahir juga laki-laki, dengan berat 2.800 gram, dan kondisinya juga sangat sehat.

“Ibu dan bayinya sangat sehat, dan terus kami pantau, dan kami selama ini bekerjasama dengan Temenggung, agar jika ada warganya yang mau melahirkan bisa dibawa ke Puskesmas saja, agar penangananya lebih maksimal,” jelasnya.

Terpisah Kadinkes Kabupaten Sarolangun H Adnan, mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh Kapuskes dan tenaga medis, yang membantu warga SAD melahirkan di hutan akan diapresiasi.

“Tindakan Kapuskes dan stafnya tentu akan kita apresiasi, sebab melebihi beban tugasnya, apalagi butuh perjuangan untuk bisa sampai di kawasan TNBD, sehingga tindakan cepat para medis bisa menyelamatkan ibu dan bayinya,” tuturnya.(so31)