GERBANG INFORMASI KITO

Tiga Desa di Kecamatan Batin VIII Lumpuh Total

SAROLANGUN –  Hujan deras yang terjadi pada Sabtu pagi (17/02) kemarin,  membuat jalan poros tiga desa menuju pusat Kecamatan Bathin VIII longsor.  Akibatnya,  akses jalan tersebut menjadi lumpuh total dan tidak bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Longsor tersebut terjadi tepatnya di Rt 12 Dusun Lima Desa Rantau Gedang,  Kecamatan Bathin VIII,  sehingga dua desa lainnya Desa Muara Lati dan Desa Tanjung Gagak tidak bisa melintas ke pusat kecamatan.

Kades Rantau Gedang,  Huspandi, mengatakan kejadian longsor tersebut terjadi sekitat pukul 07.00 wib Sabtu pagi kemarin,  disinyalir longsor disebabkan karena mulai hujan deras,  sehingga membuat dorongan air sungai ke tebing jalan semakin kencang dan membuat tebing jalan runtuh sehingga berdampak kepada jalan poros yang saat itu sudah diaspal.

Akibatnya,  Warga Desa  Muara lati,  Desa Tanjung Gagak dan Desa Rantau Gedang, bahkan juga sampai akses ke dusun selango, Kabupaten merangin. tidak bisa melintas.

” Polongan ini,  tiga tahun ini sudah longsor,  ditambah lagi hujan deras jam 6 pagi tadi, kalau saat ini terpaksa mobil tidak bisa melintas,  tapi roda dua bisa karena ada alternatif jalan,”katanya.

Ia berharap agar kejadian ini segera ditanggapi Pemerintah Kabupaten Sarolangun,  untuk memperbaiki jalan karena ini merupajan akses jalan untuk perekonomian masyarakat ditiga desa tersebut.  Kita berharap untuk secepatnya diperbaiki,  agar perekonomian masyarakat kami tidak lumpuh terlalu lama, “jelasnya.

Selain itu,  Camat Bathin VIII Cek Ujang,  yang juga turun ke lokasi pasca kejadian longsor tersebut, mengatakan bahwa dirinya mengaku sangat prihatin atas kejadian ini.  Ia meminta warga untuk berhati-hati dan agar dipasang rambu rambu jalan.

” Kita sangat prihatin,  karena jalan akses masyarakat terputus, kalau bisa sesegera mungkin ditangani.  Kita minta masyarakat berhati hati,  kalau turun hujan lagi,  akan nambah habis lagi,”jelasnya. (SO31)