sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Terminal Sarolangun Dialihkan ke Pusat, PAD Terminalpun Hilang

MILIK PUSAT: Terminal Bus Sarolangun pengelolaanya dialihkan ke pusat.

SAROLANGUN-Perubahan nomenklatur yang kini terjadi di seluruh Indonesia memang berefek positif dan negatif bagi daerah. Pertama ada pengurangan beban keuangan daerah untuk membayar gaji pegawai, namun disisi lain ada pula daerah kehilangan sumber retribusi.

Di Kabupaten Sarolangun khusuanya di Dinas Dishubkominfo selain kehilangan salah satu sumber PAD yang berasal dari retribusi terminal, Dishubkominfo juga harus menyerahkan aset serta pegawai terminal kepada Kementerian Perhubungan.

“Seluruh pegawai terminal dan aset sudah kita serahkan ke pusat bulan September lalu dan diteken oleh Sekda. Untuk pegawai terminal yang berstatus honorer sebanyak 21 orang, dan pegawai negeri tetap,” kata Kepala Dishubkominfo Sarolangun, Ir Endang Naser dihubungi wartawan.

Masih kata Endang, 21 honorer itu sebelumnya digaji dari APBD Sarolangun. Mulai 1 Januari 2017 mereka kini berstatus pegawai Kementerian Perhubungan>>