sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Terindikasi Jadi Tempat Perjudian, Billiar di Pauh Ditutup

DITUTUP: Tampak pemilik bilyar menandatangani surat peryataan tidak lagi membuka arena bilyar. Poto:birin

SAROLANGUN-Permainan Billiar tanpa izin milik Zul yang berlokasi di RT 09 Kelurahan Pauh Kecamatan Pauh, Kamis (12/10) terpaksa ditutup. Penutupan tempat bermain bilyar ilegal tersebut dilakukan oleh Lurah Pauh Jupri, SE bersama Kapolsek Pauh AKP Niko Darutama yang diwakili sejumlah anggota Kepolisian Sektor Pauh.

Lurah Pauh Jupri, SE, ketika diwawancarai Sarolangun Ekspres, mengatakan, sebelum melakukan penutupan, dirinya dirinya sudah memberitahukan kepada pemilik billiar tersebut agar segera menutup tempat tersebut karena tak punya izin. Namun pemilik tetap saja melegalkan dan mengabaikan intruksi lurah tersebut.

“Kemarin sudah saya datangi juga, dan kita kasih tau kalau tidak ada dampak positifnya bagi pemilik dan masyarakat ditutup saja. Tapi malah diabaikannya saja,’’ ujar Jupri.

Lurah muda itu juga menceritakan, penutupan dilakukan karena sangat berdampak negatif bagi kaula muda dan masyarakat. Menurut informasi yang didapat, di arena bilyar tersebut sering dijadikan tempat berjudi. Sehingga ditakutkan sangat akan muncul dampak yang tidak diinginkan.

“Disitu (billiar, red) memang kata masyarakat, anak-anak muda dan masyarakat sekitar bilyarnya tempat berjudi juga, bukan sekedar bermain biasa. Yang kita takutkan akibatnya nanti malah banyak maling di kelurahan ini karena ketagihan,’’ tandasnya lagi.

Disebutkannya juga, bahwa sesungguhnya pemilik billiar tersebut bukanlah warga Pauh. Hanya saja bilyar tersebut dititipkan kepada warga Pauh yang bernama Zul. Penutupan arena billiar di Kelurahan Pauh berlangsung aman dan tertib.(so30)