sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Tambang Minyak Ilegal di Lubuk Napal Ditutup

tambang-ilegal-utama
PERTEMUAN: Tanpak suasana pertemuan antara pihak penambang minyak ilegal dengan Sekda Sarolangun. Poto:birin

SAROLANGUN-Sedikitnya 75 titik sumur minyak ilegal di Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh yang terletak pada area izin PT Tekwin akhirnya ditutup. Penutupan tersebut sesuai dengan hasil pertemuan Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama dengan SKK Migas di ruang pola bupati pada awal pekan lalu.

Setelah pertemuan dengan SKK Migas, Rabu kemarin (30/11) Pemkab yang dipimpin Sekda Sarolangun H Thabroni Rozali bersama sejumlah instansi terkait dan dibackup pihak keamanan turun lansgung ke Desa Lubuk Napal. Sekda dan rombongan melakukan pertemuan dengan para penambang. Dari hasil pertemuan disepakati penutupun pertambangan minyak ilegal akan dijatuhkan pada tanggal 7 Desember 2016.

Menurut keterangan Kepala Bagian Ekonomi Setda Sarolangun Ali Amri, SE, bahwa penutupan penambangan minyak ilegal di desa Lubuk Napal tersebut sudah dilakukan pada tanggal 1 Desember 2016 kemarin.

‘’Penutupan itu sudah kita beritahukan kepada masyarakat bahwa tidak ada lagi penambangan ilegal, yaitu mulai awal bulan ini (1 Desember 2016) dan pada tanggal 7 Desember 2016 mendatang itu resminya ditutup secara permanen,’’ jelasnya kepada harian ini.

Beruntung kata Ali Amri, sejauh ini terdeteksi yang melakukan penambangan minyak ilegal hanya di Desa Lubuk Napal saja.

‘’Sejauh ini yang terdeteksi melakukan penambangan minyak ilegal itu di desa Lubuk Napal saja yang lain tidak ada,’’ tambahnya lagi.

Ali Amri berharap kedepan tidak ada lagi penambang minyak illegal di Kabupaten Sarolangun, karena sangat beresiko.(so30)