sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Sosialisasi Adipura, Dinas Perkim Sarolangun Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan Lingkungan

Asisten I dan Kadis Perkim serta pemateri pembinaan Adipura

SAROLANGUN-Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Sarolangun, bekerja keras untuk mewujudkan Piala Adipura. DPKPP atau yang akrab disebut Dinas Perkim menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu bekerjasama guna meraih penghargaan tertinggi di bidang kebersihan lingkungan tersebut. Karena disadari untuk meraih Piala Adipura harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Senin (22/7) kemarin, DPKPP mengadakan sosialisasi pembinaan kegiatan Adipura tahun 2019/2020 di Aula Kantor Camat Sarolangun. Sosialisasi Adipura tersebut diikuti seluruh Lurah dan RT dan tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Sarolangun. Acara dibuka Bupati Sarolangun H Cek Endra yang diwakili Asisten I H Arief Ampera didampingi Kepala DPKPP, H Saipullah. Hadir juga Camat Sarolangun Huzairin, Kabid Perumahan, Kebersihan dan Penyehatan Lingkungan, M Yasir dan jajaran DPKPP lainnya dan Pengelola Bank Sampah dan Kelompok Masyarakat Peduli Sampah.  Menariknya, dalam acara sosialisasi menghadirkan pemateri H Abdurrahman yang juga mantan Kadis Tata Kota Kabupaten Sarolangun.

Kepala DPKPP H Saipullah dalam arahannya mengatakan, dalam sosialisasi tersebut pihaknya sengaja mengundang H Abdurahman dan H Arief Ampera sebagai pemateri. Sebab keduanya pernah menjadi Kepala Dinas Tata Kota dan saat menjabat kedua-duanya berhasil meraih Piala Adipura.

‘’Kehadiran mereka akan bisa memberikan motivasi dan berbagi pengalaman kepada kita semua, sehingga keinginan meraih Adipura bisa tercapai,’’ kata H Saipullah.

Para Lurah dan peserta lainnya saat mengikuti sosialisasi pembinaan Adipura

Dikatakan Saipullah, Kabupaten Sarolangun sudah lima kali meraih Piala Adipura yakni dari tahun 2009 sampai 2013. Dan sejak lima tahun terakhir Kabupaten Sarolangun tidak lagi berhasil meraih Adipura.

Bupati Sarolangun H Cek Endra, kata Saipullah, berkeinginan meraih kembali Piala Adipura. Untuk itu perlu dukungan semua pihak, terutama para Lurah dan RT sebagai ujung tombak pemerintahan di tengah-tengah masyarakat.

‘’Saya secara pribadi sudah berkomitken untuk bekerja maksimal. Saya rencanakan, saya laksanakan dan saya awasi. Saya sudah buat program kerja dan sudah mulai berjalan, bahkan saya turun langsung. Namun untuk meraih Adipura, saya harap Pak Camat, Lurah, RT, harus giat,’’ jelas pria yang pernah menjabat Camat Sarolangun ini.

Namun menurut Saipullah, menjaga kebersihan lingkungan bukan semata-semata untuk meraih Adipura. Namun menjaga kebersihan harus tumbuh menjadi kesadaran bersama, bahwa menjaga kebersihan lingkungan memiliki manfaat yang sangat banyak terutama untuk kesehatan.

Sementara Asisten I, H Arief Ampera yang mewakili Bupati Sarolangun mengatakan, Piala Adipura adalah sebuah penghargaan keberhasilan dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan lingkungan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup. Untuk mewujudkan Piala Adipura butuh kerjasama antara pemerintah dan masyarakat.

‘’Bukan hanya sekedar bersih, tapi harus ada peran serta masyarakat itu yang paling diutamakan, artinya mewujudkan Adipura butuh kerja keras secara bersama-sama, kalau hanya mengandalkan Dinas Perkim tidak bisa, harus ada dukungan dari berbagai elemen masyarakat,’’jelasnya.

Dalam kesempatan itu Arief Ampera mengajak masyarakat untuk bersma-sama menjaga kebersihan, baik kebersihan lingkungan, seperti saluran air, tanam tumbuh disekitar pekarangan rumah. Dan yang lebih penting adalah pengelolaan sampah. Penanganan sampah harus dilakukan dengan benar, mulai dari rumah tangga, lanjut ke tempat pembuangan sementara (TPS) hingga ke tempat pembuangan akhir (TPA).

‘’TPA juga harus bersih, tidak ada lalat, sampah ditimbun rapi, ditanami tumbuhan dan sanitari harus bersih,’’ jelasnya.

Dalam pengelolaan sampah juga harus dilakukan secara terpadu dengan melaksanakan pengelolaan sejak dari sumbernya, dengan menerapkan format 3R yakni upaya yang meliputi kegiatan mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang sampah (recycle).

Diakhir pembicaraannya, Arief Ampera menghimbau seluruh lapisan masyarakat, pemerintah dan swasta untuk bersama-sama fokus menjaga kebersihan lingkungan, agar Piala Adipura bisa kembali diraih Kabupaten Sarolangun.(so9)