sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

SMPN Satu Atap 10 Hanya Diajar 3 Orang Guru

smp-10-emas
BUTUH GURU: Tampak kondisi gedung SMPN Satu Atap 10 Sarolangun yang kekurangan guru. Poto:birin

SAROLANGUN-Sejumlah sekolah yang berada jauh dari Kota Sarolangun banyak sekali yang mengeluhkan kekurangan guru. Salah satunya SMPN Satu Atap (Satap) 10 Sarolangun yang berada di Desa Kasang Melintang Kecamatan Pauh.

Dengan jumlah murid mencapai ratusan orang, akan tetapi hanya ditangani 3 orang saja, yakni Kepala Sekolah Satap 10 Sarolangun Sulasmi Darwati, SPd, bersama dua guru honor BOS. Bahkan suami dari Kepsek SMPN 10 Satap, Babai Tamrin yang statusnya pensiunan, yang tidak memiliki basic dari dunia pendidikan, juga menjadi guru relawan dan tidak digaji.

Dengan kondisi tersebut menurut Babai Tamrin dirinya terpaksa jadi relawan, karena melihat sang istri terpaksa mengajar terus menerus hingga mencapai puluhan jam perminggunya.

‘’Ya saya kasihan, istri saya memang kepala sekolahnya, tapikan tak semuanya harus dia yang hendel, mangkanya saya berinisiatif selain meringankan beban istri saya dan dari pada anak-anak tidak belajar, ya lebih baik saya juga ikut ngajar walaupun basic saya bukan guru,’’ jelasnya.

Kepsek Satap 10 Sarolangun Sulasmi Darwati kepada harian ini mengatakan, pihak sekolah sudah sangat sering menyurati dan meminta agar pihak Dinas Pendidikan Sarolangun dapat memberikan tenaga guru ke sekolah tersebut, namun pesan itu sama sekali tak digubris oleh Dinas Pendidikan Sarolangun.

‘’Kalau meminta bantuan kepada Dinas Pendidikan sudah sangat sering sekali, tapi tetap saja tak dipedulikan,’’ ujarnya.

‘’Kalau anda cek ke dinas, surat kita sudah numpuk disana, memang sepertinya mereka, entahlah bingung kita,’’ tambah Babai Tamrin sedikit kesal.(so30)