sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Sistem e-Voting Harus Dibarengi Peningkatan SDM

MOU : Wabup H Hillalatil Badri menandatangi MoU dengan BPPT dan PT Intens, dalam penerapan sistem e-voting pada pilkades serentak mendatang. Photo : hamzah

SAROLANGUN-Dalam waktu dekat di Kabupaten Sarolangun bakal ada perhelatan akbar pilkades serentak yang akan diikuti sebanyak 39 desa, tersebar di sepuluh kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun.

Dalam proses pemungutan suara nantinya, pihak penyelanggara bakal menggunakan sistem e-voting, atau menggunakan perangkat komputer, sehingga ada perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan adanya perubahan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri menyambut baik atas kemajuan tersebut, namun pihaknya tetap mengingatkan para panitia untuk lebih berhati-hati, sebab jika tidak profesional maka akan berdampak dikemudian hari.

“Mudah-mudahan dengan sistem e-voting ini bisa meminimalisir kecurangan, dan setidaknya selangkah lebih maju dari tahun sebelumnya, untuk itu harus ada peningkatan SDM,”ujar Wabup.

Terpisah, Michael Andreas Pureadi Direktur Badan Pengkajian dan Penerapan Tekonlogi (BPPT) mengatakan, dengan adanya penerapan sistem e-voting tersebut artinya Kabupaten Sarolangun merupakan Kabupaten ke dua di Provinsi Jambi yang menggunakan sistem e-voting.

“Sistem e-voting penerapan kedua di Provinsi Jambi, namun untuk tandatangan digital pertama di Sumatera,”ujar Michael.

Sementara itu, Drs H Ahmad Zaidan MM mengatakan, dalam pilkades serentak bulan juli mendatang, akan dibagi menjadi tiga zona, mulai awal juli hingga pertengahan Juli 2018 mendatang.

“Dengan adanya tiga tahap tersebut bisa memberi peluang bagi panitia untuk mengevaluasi kinerjanya, untuk perbaikan pada zona berikutnya,”ujar Zaidan didampingi Kabid Kekayaan Desa Kaprawi usai acara sosialisasi pelaksanaan pemilihan kepala desa sistem e-voting, dan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama Pemda Kabupaten Sarolangun antara Badan Pengkajian dan Penerapan Tekonologi (BPPT) dan PT Intens.

Disamping itu, para panitia juga akan diacak,”Bisa saja panitia dari Kecamatan Sarolangun kita tugaskan di Kecamatan Singkut atau kecamatan lain, ini kami lakukan untuk memastikan panitia betul-betul netral,”tandasnya.(se10)