sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Sidang Kasus Korupsi Jamtung Hadirkan Saksi Ahli

sidangJAMBI-Sidang lanjutan kasus korupsi jembatan Gantung Sarolangun yang menyeret tiga terdakwa masing Epi, Adni, H Dodi di PN Tipikor kemarin menghadirkan saksi ahli LKPP.

Dalam persidangan yang diketuai Barita Saragih, dan Jaksa Penuntut Umum Andi Sugandi,S.H.

Ketiga terdakwa tersebut diseret ke meja hijau dalam kasus yang merugikan Negara sebesar Rp 179 Juta sesuai dengan laporan audit dari dana Anggaran APBD Kabupaten Sarolangun sebesar Rp. 2,5 Miliar.

Saat menjalani persidangan Ketua Hakim Barita Saragih sempat mennayakan apakah salah perusahaan yang mengeluarkan jaminan dengan nomor seri yang berurutan sebagai penawaran jaminan barang dan jasa.

Saksi ahli  Slamet Sudaryo mengatakan anda indikasi pada saat bekerja pelaku melakukan penawaran, penawaran HPS yang diperkirakan dengan nilai sendiri dan harga pasaran dengan keuntungan paling tinggi 15 persen, HPS disusun dengan dokumen anggaran.

Jaminan penawaran lembaran kertas dengan nomor seri yang berurutan sama dan ini indikasi terjadi persekongkolan.

JPU Andi Sugandi mengatakan, pada prinsipnya saksi ahli tidak bicara kasus ini secara utuh hanya menjelaskan prosedur lelang, tahapan-tahapan tanggung jawab dari para pihak BPK, KPH, BPTK, dan Panitia barang dan jasa.

Sugandi Penuntut Umum juga menambahkan persaingan tidak sehat penawaran yang mendekati HPS, kemudian pengetikan yang berulang yang artinya kesamaan baik diantara penawar dari nomor urut penjamin yang serinya secara berurutan dan ini indikasi terjadi persekongkolan.(mar)