sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Selama 2017 di Sarolangun 46 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas

Salah satu insiden kecelakaan yang melibatkan Bus Handoyo dengan sepeda montor di kecamatan Batin VIII beberapa waktu lalu. Photo: Dok

SAROLANGUN-Sepanjang tahun 2017 lalu, jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat. Bahkan mengakibatkan 46 nyawa melayang di jalan raya wilayah Kabupaten Sarolangun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 17,94 persen nyawa melayang dibandingkan tahun 2016 lalu.

Peningkatan korban meninggal dunia saat kecelakaan tersebut juga dibarengi dengan peningkatkan jumlah total kecelakaan lalu lintas, pada tahun 2016 43 kasus sedangkan pada tahun 2017 52 Kasus atau meningkat 20.23 persen. Sementara penyelesaian kasus Laka, juga meningkat dimana tahun 2016 hanya 26 kasus diselesaikan dan tahun 2017 berhasil menyelesaikan 31 kasus.

“Jumlah laka mengalami peningkatan, dari 43 kasus tahun 2016, menjadi 52 kasus tahun 2017, dan jumlah korban meninggal dunia juga meningkat, tahun 2016 hanya 39 orang tewas, dan tahun 2017 lalu sebanyak 46 orang tewas,” kata Kapolres AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, Sabtu (30/12/17) saat pers rilis akhir tahun 2017 di Mapolres Sarolangun.

Ia juga menjelaskan, akibat kecalakaan itu juga mengakibatkan korban luka berat meningkat dari tahun 2016 sebanyak 12 orang, dan Tahun 2017 sebanyak 15 orang. Begitu juga dengan korban yang mengalami luka ringan, tahun 2016 sebanyak 36 orang dan tahun 2017 sebanyak 45 orang.

Sementara kerugian materil, juga mengalami peningkatan, yakni diketahui pada tahun 2016 mencapai Rp 290.500.000, dan pada tahun 2017 sebesar Rp 447.500.000.

“Mari kita patuhi aturan lalu lintas dan gunakan helm, karena dari jumlah kecelakaan tahun 2017, banyak yang tewas karena pengendara tidak menggunakan helm,”himbaunya.(so31)