sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Sekda Bantah Pejabat Dipaksa Mundur

Sekretaris Daerah Drs H Tabroni Rozali, MM

Tidak Puas Dipersilahkan Tempuh Upaya Hukum

SAROLANGUN–Sekretaris Daerah Drs H Tabroni Rozali membantah adanya pejabat yang dipaksa untuk mengundurkan diri dari jabatannya, yang baru-baru ini menjadi isu hangat di jajaran Pemkab Sarolangun.

Dirinya menyebutkan pengunduran diri dari jabatannya merupakan inisiatif sendiri dari pejabat yang bersangkutan, dimana sampai saat ini sudah ada dua nama yang sudah mengundurkan diri, yakni Kabag Umum dan Kabid Bina Marga.

“Itu inisiatif pejabat yang bersangkutan. Karena Pak Bupati kemarin memberikan kesempatan bagi siapa yang ingin bersama beliau. Tidak banyak, baru dua orang pejabat yang mundur. Bukan dipaksa mundur, surat pengunduruan dirinya sudah ada dengan saya,” kata Sekda, Rabu kemarin (31/05) usai melakukan rapat staf di Ruang Pola Utama Kantor Bupati.

Selain itu, Sekda juga mengakui mengenai isu Kabag Humas yang tidak mau mengundurkan diri dari jabatannya, sebagaimana dua pejabat lainnya.

“Kabag Humas tidak mau mengundurkan diri. Tapi hari ini dia tidak hadir untuk rapat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya selaku tim work dalam penempatan para pejabat, diharapkan mampu bekerja dengan semaksimal mungkin, dalam meningkatkan kinerja kepemimpinan Kepala Daerah.

“Kami sebagai tim work, tidak mau ada duri dalam daging. Sehingga kerjanya tidak maksimal. Apalagi ini Jabatan pak Bupati terakhir. Jika memang merasa didzolimi atau tidak puas dengan ini silahkan PTUN, kita siap,” paparnya.

Dari sejumlah informasi, pengunduruan diri para pejabat ini seiring setelah dilakukan pemanggilan, melalui Sekretaris Daerah Drs Thabroni Rozali, beberapa hari yang lalu. Menurut keterangan salah seorang pejabat yang sudah dipanggil oleh Pak Sekda, membenarkan adanya permintaan untuk mengundurkan diri dari jabatan.

“Ya saya sudah dipanggil. Diminta untuk mengundurkan diri kemarin. Tapi saya tidak mau,” kata Salah seorang pejabat kepada koran ini saat dihubungi lewat teleponnya.

Ia beralasan tidak mau mengundurkan diri karena selama ini dirinya merasa bekerja dengan baik dan tidak pernah tersandung kasus hukum.

“Tidak ada dasar saya untuk mengundurkan diri, karena kita tidak ada apa-apa, tiba-tiba diminta mengundurkan diri, ini sangat aneh. Sebagai PNS saya siap ditempatkan dimana saja. Namun harus ada dasarnya untuk diminta mundur,” tukasnya.(se31)