sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Satu Mesin Dompeng Dibakar di Pulau Pinang

foto-1-utama
PETI: Unsur Tripika Sarolangun sedang menyulut api membakar satu mesin dompeng hasil razia. Kanan, mesin dompeng yang sudah terbakar. Foto Wahid

SAROLANGUN-Perang terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) terus dikobarkan unsur Tripika Kecamatan Sarolangun. Kemarin (27/9) sekitar pukul 13.00 WIB, unsur Tripika membakar satu mesin dompeng yang berada di Pulau Pinang Kelurahan Sarkam Kecamatan Sarolangun.

Mesin tersebut merupakan milik Abdul Rahman bin Sauri (54) yang digunakan untuk melakukan kegiatan penambang emas tanpa izin yang merusak lingkungan terutama sungai Batang Tembesi.

Namun dalam razia yang dilakukan oleh Camat sarolangun, Danramil 04 Sarolangun dan juga Polsek Kota Sarolangun, serta Lurah Sarkam, tidak menemukan para penambang emas.

Hanya saja satu mesin kapal yang dirakit untuk menambang langsung ditarik dan kemudian dibakar di sungai agar tidak bisa digunakan.

Danramil 04 Sarolangun Mayor CHB Mentomeri ST mengatakan, bahwa kegiatan razia dompeng sebagai bentuk keseriusan pemerintah Sarolangun, dalam rangka memberantas aktifitas penambang PETI yang merusak lingkungan.

“Sebagai wujud keseriusan Pemkab Sarolangun, maka yang berada di wilayah kami dilakukan razia dan satu mesin kami bakar,’’jelas Danramil.

Namun pada saat dilakukan razia, tidak ada pekerja yang sedang mendompeng. Namun petugas menemukan satu mesin dompeng milik warga setempat. Selanjutnya mesin dompeng dibakar.

Terpisah M Idrus Camat Sarolangun, meminta agar masyarakat Kecamatan Sarolangun tidak merusak lingkungan dengan cara mendompeng sungai.

“Harapan kita masyarakat sadar. Bahwa merusak lingkungan tidak dibenarkan, jangan hanya berpikir hari ini dapat tapi tidak memikirkan masa depan anak cucu,’’ pungkasnya.(mg01)