sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Satgas Saber Pungli Diminta “Bubar”

Hendri

SAROLANGUN – Tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar atau yang dikenal dengan sebutan Saber Pungli, yang sudah dibentuk pada akhir Desember 2016 yang lalu, oleh Penjabat Bupati Sarolangun Arief Munandar menuai kritikan mahasiswa.

Kritikan itu dari gabungan mahasiswa Organisasi Gerakan Mahasiswa Sarolangun, (GMS) yang menilai Tim Saber Pungli tersebut tidak bisa bekerja dengan baik. Untuk itu, mahasiswa meminta agar Tim Saber Pungli lebih baik dibubarkan saja.

“Sejak dibentuk dan dikukuhkan, Tim Saber Pungli tidak ada kasus yang terungkap. Padahal banyak isu yang beredar maraknya pungli di Sarolangun, maka kami dari mahasiswa menilai tima seber tidak bisa bekerja dengan baik, lebih baik dibubarkan saja,” Kkata Ketua GMS Hendri Syahputra kemarin (08/08).

Ia menjelaskan seharusnya semenjak dikukuhkan yang sudah enam bulan lebih, menjadi bahan pertanyaan bagi masyarakat. Sebab, Tim Saber Pungli tersebut tentu diberikan tunjangan bahkan insentif, namun masih belum ada kasus pungli mencuat seperti tim saber pungli yang ada di daerah lain bahkan bisa melakukan operasi tangkap tangan.

“Kita ingin saber pungli ini mampu menjalankan tugas dengan baik. Ini malah berbeda, masyarakat jadi bertanya,tanya. Apa guna anggaran yang sudah dikeluarkan perbulannya, atau ada apa,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, saat diminta komentarnya mengenai keberadaan Tim Saber Pungli, yang melibatkan Pemkab Sarolangun, TNI/Polri, Kejari tersebut mengakui masih kinerja Tim Saber Pungli belum terlihat.

“Kemarin Wabup sudah ikut rapat di Polres Sarolangun, membahas tim saber pungli ini. Tim ini tidak mesti harus melakukan OTT tapi dengan adanya keluhan atau laporan masyarakat, itu ditindak lanjuti dicari siapa pelakunya, yang terbukti,” katanya.

Ia bahkan sudah mendapatkan laporan adanya dugaan pungli di beberapa instansi, yang belum lama ini mencuat. Dirinya bahkan sudah memanggil pimpinan instansi tersebut.

“Sudah ada laporannya. Kita sudah panggil semua, apapun hasilnya nanti dari tindak lanjut inspektorat ini harus di paparkan. Begitu juga dengan saber pungli ini, bisa langsung cari pelakunya, tidak mesti OTT,” tukasnya.

Hanya dirinya belum mengetahui berapa anggaran yang sudah dikucurkan dalam operasi untuk tim saber pungli tersebut. “Anggaran saber pungli saya tidak tahu, karena saya masih baru dilantik bupati, sebab tim ini dibentuk oleh sebelum saya, tapi kita akan cek,” tutupnya.(s31)