sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Sarolangun Terancam Dikepung Banjir

SAROLANGUN – Masih tingginya curah hujan di Kabupaten Sarolangun hingga saat ini,  menjadi ancaman bencana banjir di lima kecamatan yang memiliki aliran sungai. Hal tersebut disampaikan Mulyadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun saat dikonfirmasi melalui via seluler, kemarin.

“Sampai saat ini potensi hujan masih sangat tinggi. Untuk ancaman banjir sendiri ada di Lima Kecamatan yakni Kecamatan Limun, Pauh, Mandiangin, Sarolangun dan Air Hitam. Karna di Lima Kecamatan ini memiliki aliran sungai,”kata Mulyadi.

Disampaikannya, bahwa untuk mengantisiapasi terjadinya bahaya banjir, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan dan Desa yang berada di pinggiran sungai agar terus berjaga- jaga saat bencana banjir tiba- tiba datang.

“Untuk antisipasi bencana banjir agar tidak memakan korban jiwa, kami sudah melakuka  sosialisasi melalui pihak Kecamatan dan Desa,agar saat bencana datang bisa diantisipasi agar tidak memakan korban jiwa,”paparnya.

Dirinya juga menghimbau, agar masyarakat yang bermukim di pinggiran sungai agar dapat berhati- hati dalam menjaga keluarganya, terutama anak- anak dan orang tua yang sudah lanjut usia. Pasalnya, saat ini selain air sungai mulai tinggi dan aliran sungai mulai deras.

“Kami terus melakukan sosialisasi selama  musim penghujan ini. Sebab, ancaman banjir bisa terjadi kapan saja dan secara tiba- tiba,”jelasnya.

Saat ditanya sampai kapan diperkirakan ancamana banjir di Kabupaten Sarolangun, Mulyadi mengatakan bahwa ancaman banjir akan terus berlangsung hingga minggu ketiga dalam bulan ini.

“Dari data yang kami peroleh, potensi terjadinya banjir di Kabupaten Sarolangun hingga minggu ketiga dalam bulan ini. Tapi itu baru perkiraan, bisa saja lebih lama atau sebelum minggu ketiga,”pungkasnya.(so9)