sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Saat Upacara Hari Amal Bhakti Berlangsung, Pegawai Kemenag Malah Keliaran

BERTEDUH: Beberapa PNS Kemenag tanpak berteduh saat upacara  Hari Amal Bhakti (HAB) kemarin. Foto Wahid

 SAROLANGUN–Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Sarolangun. Sekitar pukul 09.30 wib, upacara Peringatan HAB tersebut di pimpin langsung Pj Bupati Sarolangun Arif Munandar, SE.

Namun sayang, meskipun Pj Bupati memimpin upacara di bawah terik matahari, tetap saja ada ulah pegawai kemenag yang berkeliaran di bawah pohon, tepat di belakang barisan para peserta upacara, yang berada di samping kanan Kantin Kemenag Sarolangun. Tentu dengan kejadian tersebut, menunjukkan adanya ketidak seriusan pegawai untuk mengikuti upacara yang dilaksanakan setahun sekali itu.

Kepala Kemenag Sarolangun, Sulaeman, usai upacara HAB, mengatakan adanya kesalahan waktu pelaksanaan upacara, sehingga adanya pegawai yang harus berteduh di bawah pohon, karena kondisi panas. Ia pun menegaskan bahwa kesalahan patal tersebut berasal dari dirinya selaku pimpinan kemenag Sarolangun, yang masih baru dan belum mengetahui kondisi karakter pegawai kemenag Sarolangun.

“Saya sebagai Kepala kemenag yang harus di salahkan, karena belum saya ketahui bagaimana keadaan disini. Bukan orang-orang itu yang di salahkan, pak bupati juga menyebut kenapa terlalu siang, ini merupakan pembelajaran bagi saya bagaimana merubah ini nantinya,”katanya.

Ia juga menyesalkan atas pelaksanaan Upacara yang terlalu kesiangan sehingga, cuaca panas pada saat upacara membuat suasana upacara berlangsung kurang efektif, dan para peserta banyak yang kepanasan.

“Seharusnya kita laksanakan tidak terlalu siang, kasian juga, melihat orang terlalu panas. Tapi kalau bicara kode etik pegawai itu melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku, salah satunya kedisiplinan,”jelasnya.

Namun ia bertekad, ke depannya dengan melalui peringatan HAB ini, bagi seluruh jajaran pegawai kemenag sarolangun, akan dilakukan pembinaan, sehingga tidak terulang kembali kejadian seperti ini.

“ Nanti ada pembinaan saya terhadap mereka, umpanya guru-guru, kita akan selalu turun ke madrasah, saya tekankan tolong diperhatikan dengan baik,”tandasnya.(So31)