sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Rumah Terbakar di Temenggung, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

TERBAKAR: Tampak kondisi rumah yang diamuk sijago merah. Poto: wahid

SAROLANGUN-Kebakaran yang menimpa rumah Siti Khodijah (70) warga RT 04 Dusun Mengkadai II Desa Temenggung Kecamatan Limun, sore kemarin(8/2). Kebakaran rumah warga tersebut belum diketahui apa penyebab dan berapa kerugian.

Kadis Pemadam Kebakaran, Thamrin saat dikonfirmasi sore kemarin (08/02) membenarkan hal tersebut, mendapat informasi kebakaran pihaknya langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

“Betul, sore ini ada satu rumah warga kebakaran di mengkadai, lima menit lalu petugas damkar sudah kita kerahkan menuju ke sana,’’ katanya saat dikonfirmasi via ponsel miliknya.

Ia juga menjelaskan, petugas yang dikerahkan untuk bergerak cepat agar kebakaran tidak merambah ke rumah warga lainnya. Namun ia juga belum tahu pasti kondisi rumah yang terbakar karena masih belum menerima laporan dari petugas.

“Kita tidak ingin api cepat merambah ke rumah warga lainnya, saat ini petugas sedang dalam proses pemadaman api, kita lihat saja nanti,’’ jelasnya.

Sementara itu Camat Limun, M Dahlan juga mengaku sudah mengetahui kejadian kebakaran di mengkadai tersebut, ia juga akan bergerak ke sana untuk memantau langsung.

“Saya dalam perjalanan ke sana, memang betul ada kebakaran di Mengkadai,’’ tandasnya, saat dihubungi kemarin sore.

Hamid, Kades Temenggung, saat dihubungi mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 wib. Saat kejadian penghuni rumah lagi pergi ke tempat undangan, hanya ada anak yang cacat, tinggal di dalam rumah dengan pintu terkunci dari luar, beruntung pintu bisa didobrak masyarakat dan anak bisa diselamatkan.

“Penghuni rumah sedang pergi kondangan, di duga korsleting listrik, beruntung petugas Damkar cepat datang, sehingga tidak merambah ke rumah warga lainnya,’’ kata Kades.

Saat ini ia juga menyebutkan api sudah bisa dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, karena rumah habis dilalap api.

“Warga setempat yang melihat api cepat merayap ke atap dan dalam hitungan menit rumah sudah di kerumuni api, diduga api berasal dari sekring/NCB yang berada dalam rumah,’’ tukas Kades.(s031)