sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Rencana Belanja Pemkab Sarolangun  1, 42 Triliun

PARIPURNA: DPRD Kabupaten Sarolangun kembali menggelar Paripurna dengan agendaPenyampaian Pengantar Nota Keuangan dan Ranperda tentang APBD Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2019. Poto:adi

Bupati Sebut Tiga Prioritas Pembangunan

SAROLANGUN-DPRD Kabupaten Sarolangun Kamis (22/11), kembali menggelar sidang paripurna dengan agenda Penyampaian Pengantar Nota Keuangan dan Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019.

Pengantar Nota Keuangan dan Ranperdatentang APBD Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2019 disampaikan langsung Bupati Sarolangun H  Cek Endra dan Sidang Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD H Hapis Hasbiallah didampingi Amir Mahmud.

Dalam penyampaiannya, Cek Endra menyebutkan,Ranperda APBD Kabupaten Sarolangun tahun 2019 ini untuk belanja daerah sebesar Rp 1,42 triliun dan pendapatan daerah sebesar Rp 1,30 Trilun.

Menurut Cek Endra, penyampaian nota keuangan dan Ranperda APBD Kabupaten Sarolangun tahun 2019 ini merupakan penjabaran lebih lanjut dari nota kesepakatan antara pemerintah daerah dengan DPRD terhadap KUA dan PPAS tahun anggaran 2019 yang memuat target pencapain kinerja yang terukur dari program dan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan disertai proyeksi pendapatan  alokasi belanja dan pembiayaan.

“Dengan mempedomani prioritas pembangunan nasional dan provinsi. Pemkab sarolangun pada tahun 2019 ini menetapkan tiga prioritas pembangunan di 2019, yakni meningkatkan kualitas dan kuantitas insfrastruktur pelayanan umum. Meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat berbasis potensi lokal dan meningkatkan pelayanan publik,”kata Bupati Cek Endra.

Cek Endra menjelaskan secara garis besar subtansi R-APBD tahun anggaran 2019, rencana pendapatan ditargetkan sebesar Rp 1,30 Triliun dengan sumber terdiri dari PAD sebesar Rp 121,16 Miliar lebih yang bersumber dari hasil pajak daerah Rp 36,78 Miliar,hasil retribusi sebesar Rp 3,77 Miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 11,72 Miliar dan pendapatan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 68,88 Miliar lebih.

[junkie-button url=”http://sarolangunonline.com/?p=17605&page=2″ style=”blue” size=”small” type=”square” target=”_self”] Berita Selanjurnya>>>> [/junkie-button]