sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Ratusan Hektar Sawah di Sarolangun Kekeringan

MENGERING: Terlihat areal persawahan yang mengering di Pulau Pinang dampak dari musim kemarau yang terjadi saat ini. Poto:birin

SAROLANGUN-Musim kemarau mulai membawa dampak buruk bagi masyarakat.Sawah di Kelurahan Sarolangun Kembang Kecamatan Sarolangun kekeringan.Sehingga membuat sejumlah petani mengurungkan niatnya untuk turun ke sawah. Padahal seharusnya patani saat ini sudah turun ke sawah untuk menanam padi.

Berdasarkan informasi yang dirangkum oleh harian ini,akibat kemarau berkepanjangan ini, banyak petani belum juga melakukan pembibitan (penanaman benih) karena ditakutkan, pembibitan dimulai sawahpun masih dalam kekeringan, sehingga menimbulkan kerugian bagi petani itu sendiri.

Ridwan, salah seorang petani di Kelurahan Sarolangun Kembang tepatnya di Lingkungan Pulau Pinang kepada media ini mengatakan, dirinya sengaja memang belum melakukan pembibitan karena ia juga berpedoman pada cuaca yang saat ini masih kemarau.

‘’Memang belum, lagian petani yang lain juga banyak yang belum merecam (melakukan pembibitan), lagi pula hujan dak turun-turun,’’ celotehnya kepada media ini.

Tidak Cuma Ridwan, beberapa petani yang ditemui oleh harian ini juga beralasan yang sama saat ditanya terkait kapan memulai turun ke sawah.

‘’Merato orang belum turun ke sawah, kareno belum musim hujan dan lahan persawahan masih kekeringan,’’ ujar Badairiah yang juga merupakan petani disana.

Pantauan langsung harian ini, memang tampak sekitar seratus hektar lebih lahan sawah di Kelurahan Sarolangun Kembang Lingkungan Pulau Pinang kekeringan. Tanah persawan terlihat banyak merekah yang menandakan lama tidak menyerap air.

Sementara beberapa irigasi yang berada di sawah tersebut juga mulai kekeringan, sehingga irigasi tersebut saat ini juga sulit difungsikan sebagai antisipasi dari persoalan kekeringan.(so30)