sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Puluhan Guru MTsN Ladang Panjang Kembali Mogok

foto-utama
MOGOK: Rapat Komite MTSN Ladang Panjang menyikapi mogoknya para guru mengajar, kemarin. Foto Wahid

SAROLANGUN-Sedikitnya 28 guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun kemarin kembali melakukan aksi mogok mengajar. Aksi mogok mengajar ini sudah pernah terjadi pada awal September lalu. Dimana puluhan guru tidak melaksanakan tugas mengajar, dikarenakan ketidaktransparanan kepala sekolah MTsN terhadap bawahannya.

Permasalahan tersebut sudah di laporkan kemenag Sarolangun, namun tak ada penyelesaiannya, sehingga para guru memutuskan untuk kembali mogok mengajar.

Baca juga : Guru dan Pegawai TU Protes Kebijakan Kepsek MTsN Ladang Panjang

Terlihat kemaren, aktifitas belajar-mengajar di MTS itu terhenti, sehingga Siswa-siswi banyak berkeliaran di halaman sekolah.

Menyikapi hal itu, Komite sekolah langsung melakukan rapat mendadak di ruang majelis guru MTS tersebut.

Dalam rapat tersebut, pihak komite sekolah meminta agar mogok mengajar ini dihentikan, sebab, aksi ini sangat fatal akibatnya. Karena  yang dirugikan adalah siswa-siswi yang tidak tahu apa-apa.

“Tolong para bapak ibu guru sampaikan kepada kami, apa keluhan yang membuat adanya aksi mogok, kalau seperti ini fatal akibatnya, murid juga nanti yang rugi, kita harus cari langkah cepat, beri kami waktu 24 jam, tapi kami minta jangan ada

mogok lagi, mulai besok mengajarlah,’’ kata Ketua Komite ,H Muhammad Sy.

Sementara dalam Rapat Itu, Para guru mengaku mendapat ancaman dari kepala sekolah, kalau guru yang status PNS akan dipindahkan, sementara guru honorer akan diberhentikan jika menentang kebijakan Kepsek

Akirnya dalam rapat tersebut di sepakati 16 poin yang di tanda tangani 28 guru.(mg1/aji)