sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Polres Sarolangun Tangkap Penjual Harimau Sumatera

Kapolres bersama seekor harimau yang sudah di offset dan pemiliknya yang saat ini sudah di tetapkan sebagai tersangka. Photo: aji

SAROLANGUN – Senin (19/12/2016)Kepolisian Sarolangun Berhasil menangkap Nur Ifdan (51) diduga kuat sindikat penjual satwa langka jenis harimau Sumatera yang sudah offset (diawetkan)di Jalan Lintas Sumatera, Simpang Pasar Singkut Kabupaten Sarolangun.

Menurut Kapolres Sarolangun, saat dikonfirmasi siang tadi, Rabu (21/12) menjelaskan kronologis penangkapan yang di duga kuat sindikat perdagangan satwa langka asalKota Lubuk Linggau provisi Sumatera Selatan itu bermula saat petugas kepolisian melakukan patroli rutin kearah pasar singkut. Setibanya di simpang Pasar singkut, petugas mencurigai sebuah mobil Colt Diesel warna kuning BG 8125 GC yang sedang berhenti.

Setelah di periksa muatan isi mobil tersebut, ternyata didalamnya bermuatan peralatan musik organ tunggal dan satu ekor Harimau yang sudah di offset. Selanjutnya petugas mengamankan mobil tersebut bersama ketiga orang yang berada didalamnya.

“setelah di lakukan pemeriksaan,inisial IN di tetapkan sebagai tersangka karena dia adalah pemilik dari offset harimau sumatera tersebut, sedangkan dua orang lainnya tidak kita tahan karena dari hasil pemeriksaan mereka tidak terlibat dalam kasus satwa langka ini” terang Kapolres Sarolangun AKBP Budiman BP.

Kapolres juga mejelaskan Bahwa tersangka mengaku offset harimau itu di bawa dari Lubuk Linggau dan rencananya akan di jual pada salah satu warga di kota jambi dengan harga Rp. 50.000.000.

Sedangklan untuk tersangka Nur Ifdan sendiri akan di jerat pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2)ke 2 UU RI No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hanyati dan Ekosistem dengan ancaman pidana paling lama Lima (5) tahun penjara dan denda Rp. 100.000.000. (aji)