sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Polres Sarolangun Sosialisasi Penutup Illegal Driling

tampak-wakapolres-memberikan-pengarahanPAUH- Rabu tanggal (30/11/2016)  sekira pukul 09.00 Wib didua titik yaitu di Dusun Suka Maju dan Dusun Telun  Desa lubuk Napal Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun .

Polres Sarolangun dibackup  personil Brimob , Koramil Sarolangun beserta Koramil Pauh dengan kekuatan sebear 130 personil.Selain aparat penegak hukum terlihat juga hadir   instansi terkait dan SKK Migas dari Jakarta .Dalam rangka melaksanakan sosialisasi penutupan Illegal Drilling.Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Sarolangun Drs Thabroni Rozali MM didampingi  Waka Polres Sarolangun,Kabag OPS , Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Danramil Sarolangun,perwakilan Ditjen Migas,perwakilan SKK Migas, Camat Pauh.,Kapolsek Pauh beserta masyarakat pelaku Ilegal Driling berjumlah sekitar 200 orang.

Adapun  sosialisasi yang dilaksanakan ini merupakan yang kedua kalinya , setelah sebelumnya dilaksanakan Sosialisasi pada tanggal 13 september 2016 oleh Polres Sarolangun  Bersama Polsek Pauh. Dalam kesempatan itu juga diberikan  maklumat oleh Kapolres Sarolangun AKBP Budiman BP SH SIK MH .Beliau menyebutkan kegiatan Drilling yang dilakukan oleh warga merupakan tindakan melanggar hukum dan agar segera menghentikan kegiatannya.

Kapolres Sarolangun AKBP Budiman BP SH SIK Mh melalyui Waka Polres Kompol Ricky Hadiyanto. SH. S.IK. MH saat diconfirmasi harian ini ( 1/12) mengatakan  kegiatan yang dilakukanoleh  warga merupakan giat illegal .Karena pertambangan minyaknya tidak memiliki ijin sudah jelas  melanggar hukum,

“ Kegiatan ini dampaknya bisa mengancam keselamatan jiwa pekerja illegal serta merusak lingkungan sekitar”katanya

Dibeberkannya kembali pasca pelaksanaan Sosialisasi ini, direncanakan akan dilakukan penutupan pada tanggal 7 Desember 2016 yang akan dating . Dan atas permintaan masyarakat, minyak mentah yang telah sempat dikumpul oleh masyarakat dapat dikeluarkan dari lokasi dalam jangka waktu 1 bulan mengingat jalan   rusak berat “Terlebih saat ini musim penghujan  .Sedangkan aktifitas sudah tidak ada lagi dan lokasi sumur sudah bersih dari peralatan”paparnya (so16)