sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Polisi Sergap Dua Pelaku Illegal Drilling

DIAMANKAN: Tampak dua pelaku dan barang bukti yang diamankan di Mapolres Sarolangun. Poto:hairul

SAROLANGUN-Dua pelaku penambang minyak tanpa izin (illegal drilling, red) berhasil disergap pihak kepolisian. Ke dua pelaku ditangkap pada tanggal 18 Januari 2017 yang lalu. Pelaku diketahui indititasnya atas nama Satorik dan Luncuk warga Desa Simpang Bayat Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor tanpa Nopol, 1 unit mesin air merek Ikeda, 1 batang besi kalpanis, 1 buah katrol warna merah, 1 gulung tali tambang warna putih beserta 2 drigen ukuran 10 liter yang berisi cairan warna hitam diduga bahan bakar minyak.

Dilokasi yang sama petugas kembali menyita peralatan tambang, diantaranya 1 unit mesin genset, 1 unit mesin rik merek Honda, 1 buah panbel, 1 batang pipa besi rik, 1 unit mesin penarik seling, 1 batang tali seling dan 1 buah mata bor.

Kapolres Sarolangun AKBP Budiman BP, SH, SIK, MH, kepada harian ini kemarin (25/1) membenarkan penangkapan dua pelaku penambangan minyak tanpa izin.

”Begitu kami mendapat informasi dari masyarakat yang mengatakan ada kegiatan penambangan minyak tanpa izin, selanjutnya kita kerahkan anggota melakukan penyelidikan,” kata Kapolres.

Kegiatan penambangan minyak bumi yang dilakukan masyarakat tanpa izin berada di kawasan hutan produksi dalam izin IUPHHK HTI PT Argonusa Alam Sejahtera (AAS) di wilayah Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun.

“Saat petugas melakukan penyelidikan di lokasi mendengar suara mesin. Begitu sampai ditempat petugas menemukan dua orang pelaku sedang melakukan giat penambangan atau rig,’’ kata Kapolres.

Diakhir pembicaraanya Kapolres menghimbau masyarakat agar tak melakukan penambangan minyak tanpa izin diseluruh wilayah hukum Polres Sarolangun.

“Sebab melakukan illegal drilling atau melakukan penambangan minyak tanpa izin melanggar hukum,’’ pungkasnya.(so16)