sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Polisi Kembali Temukan Tambang Minyak Illegal 

ILEGAL : Tambang minyak ilegal yang ditemukan polisi di kawasan Batanghari. Photo : raden suhur

MUARABULIAN- Pada Rabu (24/1) lalu, sekira pukul 14.00 Wib saat pelapor dan team melakukan patroli di wilayah hutan tahura yang terletak di desa Pompa Air kecamatan Bajubang kabupaten Batanghari.

Saat itu, pelapor bersama team menemukan alat alat kegiatan eksplorasi dan eksploitasi yang telah ditinggalkan oleh para pelaku. Lokasi kegiatan Illegal Drailing tersebut ditemukan dalam kawasan hutan tahura. Diduga kegiatan tersebut tidak memiliki kontrak kerjasama dengan pemerintah dan tidak memiliki izin dari kementrian kehutanan.

Berdasarkan temuan tersebut, pelapor dan team patroli Tahura melaporkan hasil temuannya kepada pihak Polres Batanghari. Berbekal laporan itu, sekira pukul 15.00 wib, pihak kepolisian Polres Batanghari, BLH, team patroli hutan Tahura langsung terjun kelokasi.

Sesampainya di lokasi para pelaku sudah kabur. Pihak kepolisian hanya menemukan mesin dan sejumlah alat pengeboran minyak. Semua barang bukti yang ada dilokasi langsung dibawa ke Mapolres Batanghari untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Iya, benar ada kegiatan Illegal Drailing di kawasan hutan Tahura desa Pompa Air. Semua barang bukti sudah diamankan,”kata Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Dimas Arki.

Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Batanghari menegaskan, semua hasil temuan itu akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini pihak kepolisian masih mencari pemilik alat pengeboran tersebut. “Belum diketahui siapa oknum yang melakukan kegiatan Illegal Drailing di desa Pompa Air. Untuk sementara, masih dalam proses penyelidikan,”tegas Dimas Arki.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batanghari Parlaungan Nasution, yang ikut turun kelapangan bersama team dan pihak kepolisian. “Saya ikut turun kelapangan, aktifitas pengeboran minyak illegal memang ada. Sayangnya, saat anggota kepolisian turun, tak satupun pelaku ditemukan. Kemungkinan besar mereka kabur saat mendengar kendaraan masuk. Semua alat yang digunakan pelaku langsung dibawa ke Mapolres Batanghari untuk dijadikan barang bukti,”kata Kadis LH Parlaungan Nasution.(hur)