sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

PNS Terjaring Razia, Alasan Jemput Anak

TERJARING: Tampak salah satu pegawai yang terjaring razia yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Sarolangun. Poto:wahid

SAROLANGUN-Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan razia pegawai dan pelajar yang berkeliaran pada saat jam kerja, Selasa (31/10) kemarin. Razia dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di pintu gerbang masuk perkantoran Bupati Sarolangun. Alhasil, sebanyak 19 pegawai yang terdiri dari PNS dan non PNS serta 2 pelajar SMA yang berkeliaran terjaring anggota yang razia.

Kasi Operasional Trantib Pol PP, Ibrahim, mengatakan, secara umum para pegawai yang berkeliaran saat ditanyakan anggota karena ingin menjemput anaknya pulang dari sekolah, memfoto copy surat dan ada juga yang mengantar surat. Sementara para pelajar yang terjaring beralasan karena ini mengambil Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) di Kantor Dinas Pendidikan.

“Ada 21 orang yang terjaring razia, diantaranya ada yang PNS dan non PNS serta dua orang Pelajar SMA. Kalau pelajar alasannya mengambil STTB di Diknas, kalau pegawai yang terjaring beralasan jemput anak, ngantar surat dan ada yang motocofy,” katanya.

Ia juga menyebutkan, pegawai yang terjaring razia tersebut bekerja di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Inspektorat. Sementara pelajar berasal dari sekolah SMA. Namun, pihaknya hanya melakukan penertiban, sementara untuk tindakan, Pol PP hanya melimpahkan kepada Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sementara pelajar dikembalikan ke sekolahnya.

“Hanya sekedar penertiban, yang nindak BKPSDM, dan kita sudah limpahkan, pegawai yang kita jaring ada dinasnya di kantor dinas kesehatan, pendidikan, PU dan Inspektorat,”jelasnya.

Ia juga menegaskan, ke depan pihaknya akan tetap melakukan razia rutin terhadap pegawai di jajaran Pemkab Sarolangun, agar memang meningkatkan kedisiplinan pegawai dan bekerja dengan maksimal serta profesional.

“Kita akan giat rutin melakukan razia PNS ini, paling tidak sekali dalam satu bulan,”tukasnya.(so31)