sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Pj Bupati Sarolangun Stop Pengadaan Mobnas

arief-munandar
Pj Bupati Sarolangun, Arief Munandar saat mengelar kopi morning bersama awak media di Sarolangun akhir pekan lalu.

SAROLANGUN–Bagi para pejabat di lingkup Kabupaten Sarolangun pada tahun anggaran 2017 siap-siap tak memiliki mobil dinas baru. Pasalnya Pemkab tak menganggarkan pegadaan dan pembelian Mobnas.

Hal itu disampaikan oleh Pj Bupati Sarolangun, Arief Munandar saat mengelar kopi morning bersama awak media di Sarolangun akhir pekan lalu.

“Kita tidak akan menganggarkan untuk pengadaan pembelian mobnas pada 2017 mendatang,” kata Pj Bupati Arief Munandar.

Pj Bupati mengatakan, distopnya pembelian Mobnas dikarenakan minimnya anggaran. Apa lagi pemerintah pusat telah mengurangi DAU untuk setiap daerah.

Untuk itu sebutnya, menyiasati penghematan anggaran, maka pada 2017 tidak diadakan pembelian mobnas. Untuk mengefesiensi kendaraan dinas, maka pihak akan mendata ulang kendaraan dinas yang ada saat ini.

“Jadi mobil dinas yang ada saat inilah yang akan kita manfaatkan untuk keperluan dinas,” ujarnya.

Dalam alokasi belanja tahun 2017 lanjutnya, akan dihapus item pembelian mobil dinas. Namun Akan diprioritaskan peningkatan infrastruktur jalan, jembatan.

Selain itu juga akan diarahkan untuk kegiatan yang sangat dibutuhkan. Seperti Pembangunan infrastruktur pertanian dan perkebunan serta peternakan.

“Kita fokus kesana, karena Sarolangun masih sangat banyak butuh pembangunan,” tukasnya.

Terpisah Ketua Bappeda Sarolangun, Dedi Hendri membenarkan bahwa ada pemotongan APBD dari pusat. Namun jika dibandingkan dengan daerah Sarolangun tidak begitu besar.

“Memang ada pemotongan dari pusat, tapi kalau kita tidak besar seperti daerah lain,” sebutnya.

Dia menyebutkan, pemotongan yang terjadi untuk Sarolangun, sebesar Rp 22 miliar. Yakni Dana yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH).

“Kalau kita terkena dampaknya hanya dipemotongan DBH,” ungkapnya beberapa waktu lalu.(so9)