GERBANG INFORMASI KITO

Petani Pertanyakan Kualitas Bibit Ikan Bantuan Disnakan Sarolangun

Bibit Ikan Nila. Photo: google

SAROLANGUN-Kelompok budiya ikan di Desa Dusun Dalam, Kecamatan Bathin VIII, mempertanyakan kualitas bibit ikan yang disalurkan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Sarolangun pada tahun lalu.

Masyarakat kelompok ikan menduga bibit bantuan tersebut disebut tak berkualitas, dan bukan tanpa alasan masyarakat menilai seperti itu.

Muklis, anggota kelompok budidaya ikan di desa setempat mengatakan, bahwa ikan yang sudah berumur 10 bulan setelah disemai, perkembangan ikan jauh dari harapan.

“Sudah 10 bulan ikan nila bantu Disnakkan baru seukuran tiga jari. Padahal pemberian pakannya sudah maksimal,”katanya, Sabtu (10/03) kemarin.

Baca Juga :

 

Muklis juga mempertanyakan. bibit ikan bantuan tersebut apakah memang berasal atau tidak dari pembibitan resmi.

“Jangan-jangan ini bibit sortiran. Tidak dibeli dari pembibitan resmi,”imbuhnya.

Akibat bibit yang tak berkuliatas itu, kelompok budidaya ikan di Dusun Dalam mengalami kerugian, dampaknya para anggota kelompok budidaya ikan lesu melakukan pembudiyaan ikan.

“Lesu kami jadinya, sudah capek tidak ada hasil,” ujarnya.

Peltu Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Sarolangun Asnawi saat dikonfirmasi belum bisa menyimpulkan soal kualitas bibit yang diragukan oleh kelompok budidaya ikan di Dusun Dalam.

Namun ia menegaskan dalam waktu dekat akan segera turun untuk melakukan pengecekan, terkait keluhan masyarakat kelompok budidaya ikan tersebut.

“Belum kita cek. Apa perlakuannya yang salah atau dosis pakannya yang tidak sesuai. Jadi belum bisa menyalahkan siapa-siapa. nanti akan kita cek,”tukasnya, saat dihubungi via teleponnya.(so31)