sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Permasalahan Intake Pelawan Jaya Belum Selesai

BERMASALAH: Tampak Intake Pelawan Jaya yang masih belum beroperasi karena persoalan pembebasan lahan. Photo : Wahid

SAROLANGUN – Sejak dibangun pada tahun 2014 yang lalu, intake (bangunan pengolahan air) PDAM di Desa Pelawan Jaya Kecamatan Pelawan, sampai saat ini belum juga dioperasikan, meskipun pembangunannya selesai pada tahun 2015 yang lalu. Dengan tidak berfungsinya intake ini membuat PDAM merugi, dan masyarakat tidak bisa menikmati ketersediaan air bersih, khususnya di Kecamatan Pelawan dan Singkut.

Ternyata, pembangunan Intake Pelawan Jaya, ini masih menyisakan persoalan utama, yakni masalah dan pembebasan dan kepemilikan lahan. Di depan gedung Intake Pelawan Jaya, terpampang dengan jelas spanduk dan juga plang merek yang sudah permanen, dengan bertuliskanpemberitahuan, tanah ini milik M Zaidan, belum ada yang kami terima, kalau tidak ada berita pembayaran akan kami pagari kembali…!!!”.

Namun meskipun demikian, Direktur PDAM Tirta Sako Batuah, Kabupaten Sarolangun, Syargawi ST, saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, tahun depan Intake Pelawan Jaya ini akan segera dioperasikan. Sebab pihaknya sudah menerima serahterima dari pemerintah pusat, setelah dibangun tahun 2015 lalu. Sementara soal, pembebasan lahan, pihak PDAM menurutnya tidak ada kaitannya.

“Kita akan operasikan karena sudah serah terima dari pusat tahun 2016 ini. Tapi tetap perlu proses dan waktu, untuk pembebasan lahan, PDAM tidak ada terlibat. Kalau kita prinsipnya, bukan lepas tangan tidak. Dengan mengeluarkan dana yang besar, tidak dimanfaatkan kan sayang,’’ katanya.

Ia juga menjelaskan, setelah dioperasikan nanti, akan mempu melayani masyarakat, sebanyak 4.500 pelanggan, di Kecamatan Pelawan dan Kecamatan Singkut. Saat ini, pembangunan Intake Pelawan Jaya sudah rampung, dengan didukung intake di Desa Pulau Aro dan Boster di Bukit Tigo, Kecamatan Singkut.

“Jaringan ada tambahan. Siap untuk dioperasikan. 4500 pelanggan di Kecamatan Pelawan Singkut. Intake di Pulau Aro, sebagai pipanya dan mengambil air. Dan boster di Bukit Tigo Singkut, terintegrasi ke tiganya, satu saja tidak berfungsi, maka tidak akan jalan,’’ pungkasnya.(so31)