sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Penyidik Kejati Kantongi Sejumlah Nama Tersangka Kasus Perumahan PNS Sarolangun

perumahan-pnsJAMBI – Kasus aset tanah milik Kabupaten Sarolangun yang terkait korupsi Perumahan PNS Sarolangun pihak penyidik sebelumnya melakukan pemeriksaan saksi – saksi dan mengumpulkan bahan keterangan dan saat ini pihak penyidik berhasil mengantongi nama-nama tersangka, Jumat( 16/9).

Hal tersebut diungkapkan Imran Yusuf SH MH, Kejati Jambi saat ditemui harian ini di kantornya, kemarin.

“Terkait dengan tindakan perkara korupsi perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun dapat kami sampaikan bahwa saat ini tim penyidik sudah mengusulkan beberapa nama dari hasil perkara yang diduga sudah terdapat alat bukti yang cukup untuk menjadikan mereka tersangka,” ucapnya.

“Kita tinggal menunggu surat penetapan tersangka, kalau sudah ada surat penetapan tersangka nanti kita umumkan secara terbuka kepada media,” paparnya.

“Kami tidak mau menyebut nama-nama tersangka, nanti kalau sudah ada penetapan tersangka baru kami sampaikan,” terang Imran.

Imran juga menambahkan untuk dana yang dikorupsi dalam kasus korupsi perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun ada 10 Miliar lebih.

“Pasal masih normatif pasal 2 ayat 1 atau pasal 3, untuk pasal 2 ayat 1 dengan kurungan penjara minimal empat tahun penjara dan pasal 3 minimal satu tahun penjara,” jelasnya.

Sebelumnya, Dedi Kasi Penkum Kejati Jambi mengatakan, adapun nama-nama yang sudah diperiksa yaitu Nawawi, Ade Lesmana, H.Abdial Usman, Raden H.M Salani, Yonefi, Rojali, dan tambahan Feri Nusanti Dirut PT.Natalu Persada. “Mereka semua sudah kita periksa dan itu pemeriksaan bulan Agustus dan terakhir tanggal 16 Agustus 2016,” terangnya.

Pemeriksaan ini dilakukan seiring dengan penghitungan kerugian negara oleh auditor BPK Perwakilan Jambi.

Sementara itu mantan Sekda Sarolangun periode 2004-2009, Hasan Basri Harun, juga sudah dimintai keterangan tim penyidik dalam pemeriksaan tambahan. (mar)