sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Penyelenggara Pilkada Curang, Penjara Menanti

SAROLANGUN-Jadwal pencoblosan untuk Pilbup Sarolangun semakin dekat, dan berbagai tahapanpun sudah dilalui KPU Sarolangun, baik tahap pendaftaran, seleksi bahan, dan sampai dengan tahapan kampanye, dan dalam waktu dekat akan menggelar pemungutan suara, tepatnya pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

Menyikapi hal tersebut, KPU Sarolangun mulai mewanti-wanti jajarannya, baik tingkat kabupaten, kecamatan, tingkat desa maupun tingkat KPPS sendiri.

“Semua harus netral, tidak dibenarkan untuk memenangkan salah satu Paslon dengan alasan apapun,” ujar Ali Wardana Komisioner KPU Sarolangun, kemarin (10/1).

Disinggung dari semua tingkatan penyelenggara tersebut mana yang paling rawan, Ali Wardana mengaku semua tidak ada yang diangap rawan, hanya saja pihaknya harus mengingatkan jajarannya untuk tidak terpengaruh dengan godaan yang ada.

“Termasuk KPPS akan sulit untuk curang, karena akan diawasi olah banyak orang dan lembaga pengawas sendiri,”terangnnya.

Terkait sanksi apa yang harus diberikan pada penyelenggara jika terbukti melakukan pelanggaran, Ali Wardana menerangkan ada dua sangsi, yaitu administrasi dan pidana.

“Administrasinya kita pecat, pidananya kita serahkan pada penegak hukum, bisa saja penjara,”tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya kembali menghimbau pada semua penyelenggara untuk tetap profesional, dan tidak terbesit sedikitpun untuk memenangkan salah satu Paslon.

”Silakan lapor kita, jika menemukan jajaran kami main mata dengan kandidat atau tim suksesnya, pasti kami tindak tegas, lagian saat ini kita lagi perekrutan KPPS, jika tidak sanggup netral silahkan mengundurkan diri,”tandasnya.(so10)