sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Penjabat Bupati Kunker ke Desa Terisolir

potensi-emas
TERISOLIR: Penjabat Bupati Arief Munandar ketika di Lokasi Lubuk Larangan Desa Batu Empang, Batang Asai. Foto ulil

SAROLANGUN-Penjabat Bupati Sarolangun Arief Munandar SE menegaskan, lubuk larangan yang dikembangkan setiap desa di Kecamatan Batang Asai, bisa menjadi objek wisata di Kabupaten Sarolangun.

‘’Bisa dikatakan, lubuk larangan tidak hanya berpotensi menggerak ekonomi masyarakat, tetapi bisa kita jadikan ajang wisata,’’kata Arief Munandar ketika Panen Ikan Lubuk Larangan, Desa Batu Empang Sekeladi, Minggu (2/10) kemarin.

Dia menilai,  meski tak bisa dipungkiri aktivitas PETI masih ada, namun kondisi Lubuk Larangan desa Batu Empang  belum terkena dampak penambangan emas ilegal tersebut.

‘’Kita melihat air sungai masih jernih, ikan masih banyak, pemandangan alami dan masih bagus, ini bisa kita kembangkan,’’ujar Arief.

Bahkan kedepan, lanjutnya, agar masyarakat luar Sarolangun bisa datang kesana, pihaknya sudah memikirkan untuk menghadirkan ajang adventure.

Arief mencontohkan ajang nasional lomba perahu arung jeram saat Gubernur Maschun Sofwan yang dinilai cukup mempromosikan provinsi Jambi ke tingkat nasional.

‘’Memang untuk datang ke Desa ini harus dengan kendaraan roda dua, karena belum  bisa dilalui kendaraan roda empat,’’kata lelaki yang juga menjabat Kepala BPBD provinsi Jambi itu.

Kunjungan kerja Penjabat Bupati Sarolangun ke Desa terisolir itu didampingi sejumlah pejabat Sarolangun seperti Asisten II, Ir M Fauzi MT, Asisten III Hendriman, Kadis Perhubungan Ir Endang Abdul Naser, Camat Batang Asai Suandi SPd, serta sejumlah Kabid  serta para Kades di Eks Marga Bathin Pengambang.(se1)